Rabu, 22 Februari 2017

Presiden kritik singkatan-singkatan yang panjang

Jumat, 17 Februari 2017 17:33

Ayo berbagi!

Dalam sambutan financial Close pembiayaan proyek investasi non anggaran pemerintah tahun 2017, Presiden Joko Widodo melontarkan kritik penggunaan istilah singkatan yang terlalu panjang.

Presiden Jokowi dihadapan Wakil Presiden Muhammad Jusuf Kalla dan sejumlah menteri dibidang ekonomi mengakui kadang lumput dengan singkatan-singkatan yang terlalu panjang tersebut.

Presiden Jokowi memberikan contoh RPJMP atau RPJMN, pada kesempatan itu presiden meminta akan memperpendek jika menggunakan istilah-istilah singkatan.

"KPBU, ini singkatanya kok yah kadang-kadang sulit, apa ini kepanjangannya. Kerja sama Pemerintah Badan Usaha singkatannya paling panjang, tiga (huruf) PPP (public private partnership). Carikan yang pendek-pendek, senengnya singkatan panjang-panjang. RPJMP, RPJMN, saya kadang-kadang ingat, kadang kadang luput, Rencana Pembangunan Jangka Menengah... hadeuh. ," kata Presiden, seperti dilaporkan Reporter Elshinta, Muslichun, Jumat (17/2).

Selain Presiden Jokowi hadir dalam acara yang berlangsung di Istana tersebut Wakil Presiden Muhammad Jusuf Kalla serta sejumlah menteri anggota kabinet kerja, diantaranya Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro, Menteri BUMN Rini Soemarno, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menko Perekonomian Darmin Nasution.

Penulis: Andi Juandi

Editor: Sigit Kurniawan.

Ikuti Twitter @ElshintaDotCom untuk mendapatkan seluruh Informasi terbaru dari Elshinta.
REDAKSI-AnJ

Mari Berbagi berita ini!

Info dari Anda

Komentar