Rabu, 26 Juli 2017

Peter Anderson Tetap Menjadi Penjaga Pantai di Usia 80 Tahun

Jumat, 17 Februari 2017 19:10

(Courtesy: AustraliaPlus) Peter Anderson (kanan) dan mitra patrolinya, Grahame Long. (Courtesy: AustraliaPlus) Peter Anderson (kanan) dan mitra patrolinya, Grahame Long.
Ayo berbagi!

Tugas penjaga pantai di Australia memerlukan kekuatan fisik, karena kadang dibutuhkan membantu mereka yang mengalami kesulitan di air. Namun usia tidak menjadi penghalang bagi Peter Anderson walau sekarang sudah berusia 80 tahun.

Peter Anderson sehari-hari bertugas sebagai relawan Surf Live Saving di Queensland dan baru saja berulang tahun ke-80.

Ia menghabiskan sekitar 500 jam per tahun untuk bekerja sebagai relawan penjaga pantai di Gold Coast dan menegaskan, ia belum berniat untuk mengurangi jam kerja sukarelanya.

Dengan nyawa sebagai taruhan pekerjaannya, Peter tak berbeda dengan semua penyelamat lain dan harus melewati serangkaian tes mental dan fisik setiap tahun untuk memastikan kemampuannya.

Bulan lalu, ia merayakan ulang tahun bersejarahnya sambil bepergian keliling Eropa.

Peter Anderson
Peter Anderson (kanan) dengan rekan sesama anggota klub di pantai Surfers Paradise. 

Supplied: Peter Anderson

Tapi beberapa jam setelah pulang ke rumah, ia mengatakan dirinya langsung kembali ke pantai.

"Bagi saya, ini adalah hal yang penting dalam hidup saya, benar-benar demikian. Saya menganggap, merupakan suatu kehormatan dan kesenangan untuk melakukan apa yang saya kerjakan ini," ungkap Peter.

Pria 80 tahun ini bertugas patroli pagi 3 kali seminggu dengan mitra lamanya, Grahame Long.

Mereka mulai bekerja pada pukul 4:30 pagi dan mengawasi pantai sepanjang 16 km dari Miami ke Southport Spit hingga penjaga pantai profesional mulai bekerja pada pukul 8:00 pagi.

Graham mengatakan, bekerja dengan Peter selama delapan tahun terakhir benar-benar bermanfaat.

"Saya terkadang melihatnya dan sepertinya harus benar-benar mengguncang diri sendiri dan mengatakan, 'sebentar, lihatlah orang ini, umur 80 tahun, dan masih di sini dari pagi'," tuturnya.

Peter Anderson
Peter dengan tim paramedis melakukan CPR (pernafasan buatan).

Supplied: Peter Anderson

Ia menyambung, "Ia masih mengendarai jet ski, masih berenang satu kilometer dan kemudian pergi ke gym."

Peter Anderson bergabung dengan organisasi ini sejak 20 tahun yang lalu dan merupakan kapten patroli di klub Surfers Paradise yang ikonik milik Surf Life Saving.

"Ini sungguh menjadi pengalaman menarik selama bertahun-tahun. Banyak hal telah terjadi di pantai Surfers Paradise, tapi untungnya kami tak pernah kehilangan satupun pengunjung yang berenang di batas bendera," ceritanya.

Istri Peter selama 33 tahun, yakni Persis, mengatakan, Peter menggunakan prinsip karir bisnisnya dan mentransfer etos itu ke pekerjaan menjaga pantai setelah ia pensiun.

"Begini, saya tak hanya benar-benar bahagia, tapi sangat bangga dengan apa yang ia lakukan dan apa yang telah ia capai, dan menyelamatkan nyawa telah memberinya kesempatan untuk hidup," tutur Persis.

Peter Anderson
Peter berpatroli di pantai Surfers Paradise. 

Supplied: Peter Anderson

Koordinator layanan di ‘Gold Coast Lifesaving’, Nathan Fife, mengatakan, Peter harus menjalani serangkaian tes fisik dan mental tahunan untuk memastikan ia tetap fit untuk pekerjaan itu.

"Jadi Pete harus berenang sejauh 200 meter, berlari di pantai sejauh 200 m, melakukan penyelamatan dengan papan seluncur dan juga ada CPR (pernafasan buatan) serta penyelamatan nyawa juga dalam tes itu," jelasnya.

Ia menambahkan, "Ada juga, artikel teori online untuk perubahan selama tahun itu -dan hal tersebut terjadi setiap tahun serta harus dilakukan."

Peter mengatakan, ia tak memiliki rencana untuk mengakhiri tugasnya di pantai.

"Usia delapan puluh bagi saya bukanlah akhir. Sementara saya masih bisa bertugas, dan masih bermanfaat, dan sementara Persis masih toleran, saya akan bertugas selama yang saya bisa," sebutnya.

Peter Anderson
Peter (kanan) selalu bugar sejak ia berusia 20an tahun. 

Supplied: Peter Anderson

Diterjemahkan pukul 09:00 AEST 17/2/2017 oleh Nurina Savitri dan simak artikelnya dalam bahasa Inggris di sini.

Ikuti Twitter @ElshintaDotCom untuk mendapatkan seluruh Informasi terbaru dari Elshinta.
REDAKSI-MiE

Mari Berbagi berita ini!

Info dari Anda

Komentar