Selasa, 21 Februari 2017

Putri Spanyol Cristina bebas dari tuduhan penipuan pajak

Sabtu, 18 Februari 2017 00:00

BBC Indonesia BBC Indonesia
Ayo berbagi!

Putri Cristina, kakak perempuan Raja Spanyol Felipe, yang berusia 51 tahun dibebaskan dari tuduhan penipuan pajak.

Namun, suaminya, Inaki Urdangarin, dijatuhi hukuman enam tahun tiga bulan penjara oleh pengadilan Mayorka, Spanyol.

Urdangarin dituduh menggunakan pertalian keluarga kerajaan dalam menghasilkan pemasukan bisnis yang digunakan untuk pengeluaran pribadi.

Kasus tersebut muncul pada 2010 dan dilihat sebagai simbol korupsi di antara kalangan elite Spanyol -termasuk keluarga kerajaan- dengan 16 terdakwa, antara lain mantan menteri Jaume Matas yang dijatuhi hukuman tiga tahun delapan bulan.

Mantan rekan bisnis Urdangarin, Diego Torres, telah dijatuhi hukuman delapan tahun enam bulan. Sembilan terdakwa dibebaskan.

Putri Cristina, yang kini tinggal di Swiss, adalah anggota keluarga kerajaan pertama yang diadili sejak pemulihan monarki pada 1975.

Pada 2015, Raja Felipe mencopot gelar Cristina dan Urdangarin sebagai Adipati dan Istri Adipati Palma de Mallorca.

Suaka pajak

Walaupun Putri Cristina dibebaskan, dia masih harus membayar denda sebesar US$282.000 (sekitar Rp3,7 miliar).

Pasangan tersebut tidak hadir di pengadilan saat penyampaian keputusan, yang masih bisa diajukan ke pengadilan banding. Keduanya menyangkal tuduhan penipuan pajak tersebut.

Jaksa umum telah menolak menjatuhi dakwaan terhadapnya, tetapi tiga hakim setuju untuk melanjutkan tuntutan menggunakan bukti-bukti yang diajukan oleh kelompok anti korupsi, Manos Limpias yang berarti "Tangan Bersih".

Putri Cristina dituduh sebagai kaki tangan penipuan pajak tersebut. Dia mengatakan di pengadilan pada Maret lalu bahwa suaminya yang memegang keuangan keluarga, "Saya tidak terlibat dalam urusan itu."

Urdangarin, mantan atlet peraih medali Olimpiade cabang bola tangan, menghadapi tuduhan yang lebih serius.

Dia dituduh menggunakan lembaga olahraga nirlaba Noos Institute yang dia jalankan sebagai sarana untuk memenangkan kontrak dari badan pemerintah regional, sebelum menyalurkan uang ke rekening pribadi melalui suaka pajak.

Noos diduga menerima uang dari masyarakat sebesar lebih dari US$6,5 juta (sekitar Rp8,6 miliar) kebanyakan dari Kepulauan Balearic dan pemerintah regional Valencia.

Salah satu perusahaan yang dilaporkan menerima uang adalah perusahaan real estat Aizoon, yang dimiliki oleh Cristina dan Urdangarin.

Sosok Putri Cristina

Putri Cristina yang lahir pada 13 Juni 1965 adalah putri termuda Raja Juan Carlos I dan Ratu Sofia dari Spanyol. Dia berada di urutan keenam suksesi kerajaan Spanyol, yang kini diperintah oleh Raja Felipe VI.

Dia menikah mantan atlet Olimpiade Inaki Urdangarin di Barcelona pada 1997 dan dikarunia empat anak.

Sejak tahun 2010 mereka berdua diduga terlibat dalam kasus penipuan pajak dan tahun 2015, adik Putri Cristina, Raja Felipe VI, mencopot gelar Cristina dan Urdangarin sebagai Adipati dan Istri Adipati Palma de Mallorca.

Ikuti Twitter @ElshintaDotCom untuk mendapatkan seluruh Informasi terbaru dari Elshinta.
REDAKSI-MiE

Mari Berbagi berita ini!

Info dari Anda

Komentar