Sabtu, 20 Januari 2018

BNN gagalkan penyelundupan sabu asal Malaysia

Senin, 20 Februari 2017 21:39

Foto: Diurnawan Foto: Diurnawan
Ayo berbagi!

Satuan tugas Badan Narkotika Nasional (BNN) bersama Ditjen Bea Cukai kembali gagalkan penyelundupan narkotika asal Negeri Jiran, Minggu (19/2) kemarin. 32 kilogram narkotika jenis sabu yang dikirim melalui jalur laut ke Aceh dengan tujuan Medan berhasil diamankan petugas.

Satu orang tersangka diamankan bernisial BEP (37), dan satu orang tewas di tempat berinisial ABS (29) setelah melakukan perlawanan saat penggerebekan.

Deputy BNN Pusat, Irjen Pol. Arman Depari dalam keterangannya kepada wartawan termasuk Kontributor Elshinta, Diurnawan di Medan, Senin (20/2) mengatakan, pengungkapan ini merupakan tindak lanjut dari informasi yang diberikan oleh Polis Diraja Malaysia akan adanya penyelundupan narkotika dari Malaysia menuju Aceh melalui jalur laut.

Atas informasi tersebut Satgas gabungan BNN dan Ditjen Bea Cukai kemudian melakukan penyelidikan dan menemukan kendaraan yang diduga membawa narkotika tersebut.

Kendaraan jenis pick up berwarna hitam itu diketahui membawa narkotika dari Aceh menuju Medan, Sumatera Utara. Dalam perjalanannya di sekitar traffic light daerah Pondok Kelapa, Medan mobil memberikan sebagian muatannya yang di kemas dalam sebuah tas ransel berwarna hitam kepada seorang pengendara motor, kemudian tim pun terbagi menjadi dua dan mengikuti keduanya secara terspisah.

Saat berada di Jalan Gagak Hitam, mobil pick up yang menyadari bahwa telah diikuti oleh petugas menambah laju kecepatannya. Petugas pun terus melakukan pengejaran hingga ke jalur lingkar luar Medan. Tepat ketika di traffic light simpang Ring Road Setiabudi, mobil pick up tersebut berhenti, kemudian petugas memutuskan untuk melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan tersebut. Namun, tidak disangka seketika mobil tersebut justru melaju kencang untuk meloloskan diri dari petugas.

Petugas pun mengejarnya disertai dengan melakukan tembakan peringatan ke udara sebanyak tiga kali, dan karena tidak diindahkan akhirnya petugas menembakkan ke arah badan kendaraan. Hingga akhirnya mobil terhenti karena menabrak pohon pembatas jalan, sementara pengemudinya ditemukan tewas di tempat.

Diungkapkan Arman Depari, dari hasil penggeledahan mobil tersebut petugas menemukan 26 kilogram sabu yang dibungkus dengan plastik dan kemasan warna kuning keemasan yang dimasukan dalam dua buah tas berwarna hitam.

Sedangkan terhadap pengendara sepeda motor, petugas berhasil mengamankan 6 kilogram sabu dari penggeledahan di sebuah kos yang beralamat di Jalan Merpati, Gang Mushola, Sei Sikambing, Medan.

Tersangka BEP kini diamankan petugas dan atas perbuatannya dikenakan pasal 114 ayat 2 dan 112 ayat 2 UU narkotika nomor 35 tahun 2009.

"Dengan demikian total barang bukti yang berhasil diamankan petugas dalam ungkap kasus ini yaitu sebanyak kurang lebih 32 kilogram sabu, yang berarti BNN telah menyelamatkan 160.000 jiwa dari penyalahgunaan narkotika," kataArman Depari.

Ikuti Twitter @ElshintaDotCom untuk mendapatkan seluruh Informasi terbaru dari Elshinta.
REDAKSI-ank

Mari Berbagi berita ini!

Info dari Anda

Komentar