Jumat, 22 Juni 2018 | 10:19 WIB

Daftar | Login

Top header banner

/

Pintu masuk ke Taman Air Mancur Sri Baduga ditambah

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Sigit Kurniawan    |    Editor : Administrator
Foto: Istimewa.
Foto: Istimewa.
<p>Membludaknya antusiasme masyarakat untuk menonton air mancur menari di Taman Sri Baduga yang terletak di Jalan KK Singawinata Purwakarta memaksa pemerintah kabupaten setempat membangun pintu tambahan untuk memasuki area taman.</p><p><br></p><p>Berdasarkan data pada pihak penyelenggara peresmian, tak kurang dari 50 ribu pengunjung memadati bagian luar taman air mancur terbesar di Asia Tenggara itu saat diresmikan pembangunan tahap ketiganya, Sabtu (18/2) lalu.</p><p><br></p><p>Jumlah ini berada jauh diatas prediksi awal yakni sebesar 30 ribu pengunjung saja.</p><p><br></p><p>Dalam rangka antisipasi kejadian yang tidak diinginkan, pemkab setempat menambah dua pintu masuk di bagian timur dan dua pintu keluar di bagian barat. Seluruh pintu ini sudah dapat digunakan dalam waktu dekat.</p><p><br></p><p>"Kita tambah pintu masuknya, terutama untuk wanita hamil, lansia dan anak-anak juga untuk penyandang difabel," kata Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi, Selasa (21/2) dalam rilisnya yang diterima redaksi elshinta.com.</p><p><br></p><p>Bukan hanya itu, untuk menambah keamanan dan kenyamanan pengunjung, Dedi menegaskan pihaknya sudah memberikan tugas penambahan personel penyelia kepada dinas terkait, dalam hal ini Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Purwakarta.</p><p><br></p><p>"Petugas penyelia pun kami tambah untuk pertunjukan air mancur ke depan, kita ingin pengunjung merasa aman dan nyaman saat menonton air mancur," katanya menambahkan.</p><p><br></p><p>Dalam kesempatan ini pun, pria yang selalu mengenakan pakaian khas Sunda itu menjawab permintaan terkait pembukaan Taman Air Mancur Sri Baduga setiap hari.</p><p><br></p><p>Ia berujar sengaja membuat jadwal pembukaan dalam rangka menjaga fasilitas di dalam taman.</p><p><br></p><p>Selain itu, langkah ini dia lakukan juga dalam upaya menghindari penggunaan ruang publik untuk aktifitas warga yang bersifat negatif.</p><p><br></p><p>"Harus komitmen lah untuk menjaga fasilitas di ruang publik, pagi dan sore kita buka, kita buka malam hari hanya pada malam minggu saja, malam lain kita tutup agar tidak digunakan untuk hal yang tidak semestinya," tegasnya.</p><p><br></p><p>Dia pun mengaku tidak ambil pusing terkait banyaknya komentar atas pembatasan waktu kunjungan ke taman-taman di Purwakarta.</p><p><br></p><p>"Kita kemarin pasang lampu baru, sudah ada tangan jahil yang mengambil, kalau warga mau taat aturan dengan penuh kesadaran, kami siap membukanya tanpa batas," pungkasnya.</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Hukum | 22 Juni 2018 - 09:42 WIB

`Sniper` amankan sidang vonis Aman Abdurrahman 

Aktual Dalam Negeri | 22 Juni 2018 - 09:30 WIB

Koper calon haji akan diberi tanda warna berbeda

Aktual Dalam Negeri | 22 Juni 2018 - 09:19 WIB

Arus balik diprediksi kembali meningkat akhir pekan ini

Aktual Dalam Negeri | 22 Juni 2018 - 09:07 WIB

Heboh rupiah berstempel, ini yang akan dilakukan BI

Megapolitan | 22 Juni 2018 - 08:25 WIB

Waspada hujan lebat guyur Jakarta

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Kamis, 21 Juni 2018 - 09:50 WIB

Projo apresiasi penanganan mudik 2018

Sabtu, 16 Juni 2018 - 11:27 WIB

Polisi tembak pembunuh nenek di Tapanuli Selatan

Selasa, 12 Juni 2018 - 12:26 WIB

Hari raya Idul Fitri, listrik aman dari pemadaman

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com