Pantai yang asri: Kesadaran Bekasi menjaga alamnya tanpa orang sadari
Bekasi punya pantai asri yang jarang disadari. Muara Beting, Muara Bungin, dan Pantai Mekar jadi bukti alam pesisir masih terjaga. Semuanya layak didatangi.

Keindahan Pantai Beting, Kecamatan Muara Gembong, Kabupaten Bekasi. (Sumber: Dinas Pariwisata Kabupaten Bekasi)
Keindahan Pantai Beting, Kecamatan Muara Gembong, Kabupaten Bekasi. (Sumber: Dinas Pariwisata Kabupaten Bekasi)
Bekasi sering dianggap banyak orang sebagai wilayah yang padat penduduk, sebagai kawasan industri, hingga fenomena macet panjang yang kerap terjadi. Bagi sebagian besar warga Jabodetabek, Bekasi hanya dianggap sebagai tempat singgah atau sekedar untuk numpang lewat, bukan menjadi titik tujuan untuk mendapatkan wisata alam. Persepsi seperti itu yang membuat Bekasi seringkali diremehkan banyak orang untuk mencari destinasi liburan alam. Namun sebenarnya, citra tersebut tiak sepenuhnya mencerminkan kenyataan wilayah ini.
Di balik hiruk-pikuk kawasan metropolitan, Bekasi, khususnya Kabupaten Bekasi di pesisir utara Jawa Barat menyimpan garis pantai yang asri, hutan bakau yang lestari, dan ekosistem pesisir yang tenang. Beberapa pantai di Bekasi bahkan menawarkan pengalaman wisata alam yang otentik, jauh dari keramaian dan pembangunan masif seperti yang terjadi di tempat lainnya.
Pantai Bekasi yang layak dinikmati
Tidak banyak yang tahu bahwa Bekasi memiliki wilayah pesisir yang langsung berbatasan dengan Laut Jawa. Kawasan Muara Gembong di Kabupaten Bekasi merupakan salah satu bentang alam pesisir yang masih alami, dengan pemandangan laut, hamparan pasir, dan hutan bakau yang lebat. Keasrian tempat-tempat ini terjaga bukan karena ketidaktahuan semata, melainkan karena kesadaran kolektif masyarakat lokal dan dukungan pelestarian alam yang belum dilupakan di tengah urbanisasi.
Berikut tiga pantai utama yang menunjukkan sisi lain Bekasi yang jarang terekspos:
1. Pantai Muara Beting: Permata Tenang di Ujung Bekasi
Pemandangan sore hari di Pantai Muara Beting. (sumber: Instagram.com/pantai_beting)
Pantai Muara Beting, juga dikenal sebagai Pantai Beting, terletak di Desa Pantai Bahagia, Kecamatan Muara Gembong, Kabupaten Bekasi. Keindahan alamnya masih sangat alami, pasir yang masih kecoklatan nan luas berpadu dengan angin laut yang sejuk, menciptakan suasana pantai yang tenang jauh dari keramaian.
Daya tarik pantai ini ialah punya garis pantai yang panjang, sangat cocok untuk wisatawan berjalan-jalan santai. Selain itu, pantai ini punya hutan bakau seluas puluhan hektar yang jadi habitat burung migrasi dan satwa pesisir lainnya. Bahkan, untuk menjadi spot sunset serta objek fotografi, pantai ini tak kalah indahnya.
Tiket masuk: Menurut beberapa sumber mengatakan gratis karena masih belum dikelola secara resmi, namun sering ada biaya sekitar Rp20.000–Rp30.000/orang untuk penyeberangan/perahu atau jasa yang terkait akses tertentu.
Suasana Pantai Muara Beting di hari cerah. (Sumber: Dinas Pariwisata Kabupaten Bekasi)
Fasilitas: Area parkir, toilet, ruang ganti, dan beberapa warung sederhana.
Jam operasional: Pantai ini umumnya dapat dijelajahi siang hari (07.00–17.00 WIB).
2. Pantai Muara Bungin: Pesona alam yang masih terjaga
Suasana cerah di Pantai Muara Bungin. (Sumber: Dinas Pariwisata Kabupaten Bekasi)
Pantai Muara Bungin merupakan salah satu pantai tersembunyi lain di Kabupaten Bekasi. Lokasinya berada di Desa Pantai Bakti, Kecamatan Muara Gembong. Pantai ini punya karakteristik alam yang sangat mirip dengan Muara Beting, tenang, alami, dan masih minim fasilitas komersial.
Hamparan pasir di Pantai Muara Bungin, Kabupaten Bekasi. (sumber: Instagram.com/pantai_muarabungin)
Beberapa daya tarik pantai ini iala hamparan pasirnya yang alami berpadu dengan latar pepohonan bakau. Pantai ini juga menjadi tempat yang ideal untuk bersantai sembari menikmati ombak yang syahdu. Datang ke pantai ini sangat cocok untuk melakukan aktivitas ringan seperti fotografi, piknik, atau menjelajahi pesisir.
Fasilitas: Tempat parkir terbatas, toilet umum, dan area yang sedang dikembangkan.
3. Pantai Mekar: Hutan mangrove dan jalan bambu eksotis
Jembatan bambu Pantai Mekar, Bekasi. (Sumber: KeSEMaT)
Pantai Mekar berlokasi di Desa Pantai Mekar, Kecamatan Muara Gembong. Selain garis pantai yang luas, pantai ini populer dengan ekowisata hutan bakau yang sudah mulai dikembangkan sebagai destinasi wisata komunitas.
Deretan pohon kelapa dan hutan bakau yang hijau di sepanjang pesisir menjadi salah satu daya tarik dari pantai ini. Selain itu, pantai ini punya jembatan bambu sepanjang sekitar 200 meter yang melintasi area bakau, cocok untuk mendapatkan spot foto yang instagramable. Tempat ini juga menjadi lokasi ideal untuk edukasi ekosistem mangrove dan fotografi alam.
Tiket masuk: Sekitar Rp5.000–Rp20.000 per orang, tergantung area yang dikunjungi (hutan mangrove/titik akses tertentu).
Fasilitas: Area parkir sederhana, jalur papan bambu, dan gazebo santai.
Jam operasional: Umumnya setiap hari 08.00–22.00 WIB.
Pantai Mekar menjadi pilihan yang baik bagi wisatawan yang ingin kombinasi antara pengalaman pantai dan ekowisata bakau yang edukatif.
Bekasi mungkin tak sepopuler spot destinasi liburan lain yang ternama, tetapi pesisirnya menyimpan keindahan yang layak untuk dinikmati. Keasrian pantai seperti Muara Beting, Muara Bungin, dan Mekar tidak hanya menunjukkan bahwa Bekasi punya wisata alam yang indah, tetapi juga bahwa ada kesadaran kolektif (baik secara alami maupun melalui komunitas setempat) untuk menjaga ekosistem pesisir tetap lestari tanpa banyak orang tahu.




