Sinektika
Salah kaprah dalam menerjemahkan pelayanan dan keramahan
Elshinta
Senin, 11 Februari 2019 - 11:43 WIB | Penulis : Administrator
Salah kaprah dalam menerjemahkan pelayanan dan keramahan
Nama :
Drs. Harris K. Maulana
Profesi :
Technician

Ramah dalam menegur sapa pelanggan adalah hal yang wajib dilakukan, lalu beberapa gerai atau toko, bahkan merek-merek terkemuka menerjemahkannya menjadi aksi yang malah mengganggu bagi pelanggan.

Keramahan diterjemahkan menjadi teriakan, “Selamat datang di …” pada setiap pelanggan yang hendak masuk ke toko mereka. 

Pelayanan juga begitu, mungkin teman-teman semua pernah masuk ke salah satu gerai apotek di mal atau pusat perbelanjaan, dimana yang menunggu gerai itu mengikuti kita terus saat melihat-lihat barang yang belum tentu kita beli. Hal seperti itu dianggap sebagai pelayanan, dimana jika kita ingin bertanya tentang produk tersebut, sang pelayan toko sudah berada di samping kita untuk menjawabnya. Jelas itu bukan pelayanan, itu sebuah gangguan yang tidak membuat nyaman pelanggan.

Pelayanan juga sering diterjemahkan oleh perusahaan yang cukup besar dengan menyambungkan panggilan teleponnya kepada mesin penjawab. Mungkin Anda pernah menelpon ke sebuah perusahaan, dimana yang menjawab adalah mesin yang meminta kita menekan tombol ekstension atau Nol untuk bantuan operator, atau tekan satu untuk bahasa Indonesia, tekan dua untuk bahasa Inggris, atau kita diminta menekan nomor keanggotaan kita dulu.

Waduh, belum sempat tersambung, pulsa kita sudah menipis jika seperti itu. Sungguh itu bukan hal yang nyaman bagi pelanggan, setidaknya bagi saya sebagai pelanggan.

Apakah tidak ada gagasan yang lebih inovatif, dimana sekarang adalah jamannya serba cepat dan instan. Apakah tidak lebih baik meniru toko-toko di luar negeri saja yang membiarkan bebas pelanggan untuk berkeliling ruang toko? Toh sudah ada teknologi CCTV untuk memantau pergerakan pelanggan.

Saya pernah melihat langsung pelayanan pengangkat telepon di salah satu televisi swasta di Jakarta yang mempekerjakan para penyandang disabilitas, yang mengangkat telepon dan berbicara dengan ramahnya kepada si penelepon, dan menyambungkannya kepada ekstension tertentu. Itu malah jauh lebih melayani, daripada menggunakan mesin penjawab.

Perusahaan atau organisasi apapun harus berpikir dua kali sebelum mengambil keputusan dalam menejemahkan kata ‘service.’ Terima kasih.

 

Drs. Harris K. Maulana

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Liburan sekolah telah tiba, perlu wahana liburan yang ramah anak
Selasa, 18 Juni 2019 - 13:26 WIB
Para pelajar mulai memasuki liburan sekolah pada bulan Juni hingga pertengahan Juli 2018. Tentu saja...
Salah kaprah dalam menerjemahkan pelayanan dan keramahan
Senin, 11 Februari 2019 - 11:43 WIB
Ramah dalam menegur sapa pelanggan adalah hal yang wajib dilakukan, lalu beberapa gerai atau toko, b...
Stasiun Kereta Api Pasar Senen, Jakarta perlu dilengkapi dengan eskalator
Jumat, 14 Desember 2018 - 13:42 WIB
Jalan-jalan naik kereta api, sekarang ini memang menyenangkan. Kita tidak perlu lagi antri untuk mem...
Dilema diantara ke-tidak-berdayaan dengan ke-tiada-berdayaan
Selasa, 16 Oktober 2018 - 14:38 WIB
Apa yang saya bisa, belum tentu Anda bisa. Apa yang Anda bisa, belum tentu saya bisa.   D...
Membangun kehidupan sekitar melalui gagasan, bukan hanya kritikan
Jumat, 11 Mei 2018 - 20:29 WIB
  Mengeritik itu hal yang mudah, apalagi hanya sekadar marah-marah. Selama kita merasa kuran...
Dimana seharusnya ojek online memarkirkan motornya?
Rabu, 09 Mei 2018 - 01:16 WIB
  Sejak ojek online marak berseliweran di Jakarta, kini jalanan yang sempit dan terbatas di ...
Saatnya ada penitipan balita di bioskop
Kamis, 03 Mei 2018 - 12:33 WIB
  Mal masih menjadi alternatif yang menyenangkan untuk anggota keluarga menghabiskan waktu b...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: widget/infodarianda.php

Line Number: 24

Backtrace:

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/widget/infodarianda.php
Line: 24
Function: _error_handler

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/view_sinektika_detail.php
Line: 140
Function: include

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/libraries/Template.php
Line: 16
Function: view

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/controllers/Berita.php
Line: 276
Function: load

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/index.php
Line: 294
Function: require_once