Selasa, 18 September 2018 | 23:32 WIB

Daftar | Login

kuping kiri paragames kuping kanan paragames
emajels

Sinektika

Dimana seharusnya ojek online memarkirkan motornya?

Kamis, -    |    Penulis : Administrator
Nama :

Dhani Iriawan

profesi :
Dosen di Jakarta Selatan

 

Sejak ojek online marak berseliweran di Jakarta, kini jalanan yang sempit dan terbatas di beberapa ruas jalan pun menjadi semakin macet. Hal itu terjadi lantaran banyaknya motor ojek online yang parkir di tepi jalan menunggu penumpang atau hanya sekadar berhenti mengecek smartphone mereka.

Hal seperti itu kini sudah menjadi pemandangan umum di ruas-ruas jalan Jakarta dan sekitarnya. Pengemudi mobil kadang harus membunyikan klakson agar pengojek online yang menepi dengan cara menginjakkan satu kakinya ke trotoar mau beranjak agar jalanan dapat dilalui kendaraan lain.

Melihat kondisi seperti itu, penulis punya gagasan, yaitu agar hendaknya Pemda DKI atau Dinas Perhubungan memberi ruang semacam tempat ojek online parkir di berbagai wilayah agar tidak mengganggu kelancaran lalu lintas. Toh, biasanya kondisi seperti itu kebanyakan terjadi di ruas jalan yang tidak jauh dari gedung perkantoran, mall, pasar, atau apartemen.

Sediakan tempat (parking hub) yang cukup untuk mereka menunggu penumpang atau hanya sekadar beristirahat.

Mungkin ini cuma gagasan kecil, tapi percayalah, jika tempat tersebut sudah tersedia, maka kelancaran lalu lintas di sekitar lokasi yang biasanya makin macet karena banyaknya ojek online yang parkir, kondisinya akan lebih teratur. Pemandangan kota pun menjadi lebih rapih, tidak seperti sekarang, hampir disetiap tepi jalan banyak jaket hijau menepi di sepanjang trotoar jalan yang seringkali mengganggu arus lalu lintas.

Semoga gagasan ini dapat menjadi bahan pertimbangan oleh Dinas Perhubungan DKI Jakarta, dan kota-kota lain yang semakin dimarakkan oleh kehadiran ojek online.

 

Petukangan, 9 Mei 2018

Dhani Iriawan

elshinta.com
elshinta.com
Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com