Basarnas libatkan 70 personel untuk cari pendaki hilang di Gunung Slamet

Update: 2026-01-06 06:50 GMT

Basarnas Semarang bersama tim sukarelawan sedang melakukan penyisiran pada seorang pendaki Syafiq Ridhan Ali Razan (18) yang dikabarkan hilang di Gunung Slamet, Selasa (6-1.2026). (ANTARA/HO-Basarnas Semarang)

Elshinta Peduli

Basarnas Semarang, Jawa Tengah, kembali mengerahkan sekitar 70 anggota dan relawan untuk melanjutkan pencarian seorang pendaki Syafiq Ridhan Ali Razan (18) yang dikabarkan hilang di Gunung Slamet sejak Jumat (27/12).

Staf Basarnas Semarang Handika Hengki saat dihubungi ANTARA dari Pekalongan, Selasa, mengatakan semula ada sekitar 120 orang yang ingin mengikuti pencarian korban ke Gunung Slamet, tetapi dengan mempertimbangkan segala konsekuensi akhirnya diputuskan 70 orang yang terbagi menjadi empat tim.

"Ya, saat ini kami bersama sukarelawan melanjutkan pencarian yang dimulai dari basecamp (titik kumpul) pada pukul 07.00 WIB. Saat ini diperkirakan tim pencari dan penyelamat ini sudah sampai di pos pertama jalur pendakian," katanya.

Menurut dia, pengurangan jumlah anggota ini dengan mempertimbangkan segala kemungkinan yang bisa terjadi, sehingga Basarnas mengkhususkan pada personel atau sukarelawan yang sudah memiliki kualifikasi dan spesifikasi.

Namun demikian, kata dia, Basarnas mengizinkan orang tua Syafiq Ridhan Ali bernama Dhani mengikuti pencarian terhadap anaknya yang kini diduga masih tersesat.

"Kemarin memang nggak jadi mendaki mencari korban karena ditutup. Dengan kondisi cuaca cerah, cuma hari ini keluarga bersama tiga tim ikut naik untuk menyisir di pos tiga dan pos lima ke bawah, sedangkan lainnya melakukan penyapuan ke lokasi puncak aliran air batas vegetasi yang berada di batas jalur Baturaden, Banyumas," katanya.

Elshinta Peduli

Menurut dia, berdasarkan kesaksian Himawan - teman Syafiq Ridhan - semula keduanya berada di puncak aliran air batas vegetasi.

"Jadi, berdasarkan saksi Himawan, Syafiq Ridhan Ali tersesat karena sebelumnya korban sempat mengalami kram sehingga tidak bisa melanjutkan perjalanan," katanya.

Handika mengatakan sebanyak 62 personel diperkirakan kini sudah melewati pos satu. Tambahan pencarian terhadap korban ini akan dilakukan selama dua hari dan akan dihentikan pada Rabu (7/1).

"Pencarian dilakukan mulai hari ini dan akan dihentikan besok, Rabu (7/1). Semoga korban dapat segera ditemukan dengan selamat," katanya.

Syafiq Ridhan Ali Razan (18), warga Kramat Utara, Magelang Utara, hilang saat mendaki Gunung Slamet melalui jalur Dipajaya, Desa Clekatakan, Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah.

Saat itu Syafiq Ali mendaki bersama Himawan Choidar Bahran, warga Secang, Magelang. Keduanya naik melalui jalur pendakian Dipajaya Clekatakan pada Jumat (27/12) lalu. Himawan ditemukan tim SAR pada Selasa (30/12). Adapun Syafiq Ali hingga saat ini belum ditemukan.

Tags:    
Elshinta Peduli

Similar News