Baznas RI berdukacita atas gugurnya tiga prajurit TNI di Lebanon

Update: 2026-04-01 08:56 GMT

Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc. ANTARA/HO-Baznas RI

Indomie

Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI Sodik Mudjahid menyampaikan dukacita atas gugurnya tiga prajurit serta terlukanya lima prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) dalam misi perdamaian di Lebanon.

"Jajaran Baznas menyampaikan rasa duka mendalam karena Baznas bersama TNI telah merasakan langsung perjuangan di lapangan dalam memberikan dukungan dan bantuan kepada rakyat di wilayah Timur Tengah khususnya rakyat Palestina," kata Sodik dalam keterangan di Jakarta, Rabu.

Sodik mengatakan prajurit yang gugur saat menjaga perdamaian dunia, membela negara, mempertahankan kehormatan bangsa dianggap mati syahid. Sehingga, kedudukannya sangat mulia dan Allah SWT sudah menjanjikan surga sebagai balasannya.

Ia menekankan pengorbanan mereka menjadi teladan dan kehormatan bagi Bangsa Indonesia.

"Baznas dengan dukungan pemerintah dan rakyat Indonesia akan terus memberikan dukungan dan bantuan kepada perjuangan rakyat Palestina yang hingga saat ini masih menghadapi berbagai bentuk ketidakadilan dan penderitaan. Semoga upaya perdamaian dan keadilan dapat segera terwujud bagi mereka," ujarnya.

Sebagai bentuk kepedulian kepada prajurit yang gugur, kata Sodik, Baznas turut meringankan beban keluarga almarhum sebagai wujud solidaritas dan penghormatan atas jasa-jasa mereka.

"Semoga almarhum husnul khatimah, diterima segala amal ibadahnya, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan," ucap Sodik Mudjahid.

Diketahui, tiga prajurit TNI gugur dalam sebuah insiden saat menjalankan misi perdamaian United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) pada Minggu (29/3) dan Senin (30/3). Mereka adalah Praka Farizal Rhomadhon, Kapten Inf Zulmi Aditya Iskandar, dan Sertu Muhammad Nur Ichwan.

Sedangkan, prajurit yang mengalami luka-luka adalah Praka Rico Pramudia, Praka Bayu Prakoso, Praka Arif Kurniawan, Lettu Inf Sulthan Wirdean Maulana, serta Praka Deni Rianto.

Tags:    
Elshinta Peduli

Similar News

Kemendukbangga dukung WFH