Belajar otodidak hingga berprestasi, cerita lahirnya Jakarta Inline Skate Community

Update: 2026-01-02 08:43 GMT

Ilustrasi : Tim Radio Elshinta

Elshinta Peduli

Komunitas Jakarta Inline Skate bermula dari kegiatan berkumpul sejumlah penggemar sepatu roda pada 2014. Dari pertemuan informal tersebut, terbentuk sebuah komunitas yang bertujuan mengajak para penggemar sepatu roda lain yang sebelumnya masih bermain secara individu. Hal itu disampaikan Ketua Jakarta Inline Skate Community, Putra G. Waluyo, dalam wawancara Program Vi-genk, Edisi Siang News and Talk, Jumat (2/1/2026).

Ia menjelaskan, pada awalnya jumlah pemain sepatu roda masih sangat terbatas. Namun, melalui keaktifan para anggota dalam mengajak pemain lain yang masih bermain sendiri-sendiri, komunitas tersebut kemudian terbentuk secara resmi dan mulai menyusun jadwal latihan rutin.

Lebih lanjut, Putra G Waluyo mengungkapkan bahwa sebelum menekuni olahraga sepatu roda, dirinya merupakan pesepeda fixie bersama teman-temannya. Namun, karena olahraga tersebut bersifat musiman, ia kemudian berhenti dan mencari alternatif olahraga lain. Melalui platform YouTube, Putra akhirnya menemukan olahraga sepatu roda dan mulai menekuninya hingga berkembang menjadi komunitas seperti saat ini.

“Dulu sepatu roda belum banyak diminati, jadi cukup seru karena masih jarang digeluti orang,” ujar Ketua Jakarta Inline Skate Community, Putra G. Waluyo, yang akrab disapa Yuta.

Yuta mengungkapkan, pada awalnya ia mempelajari olahraga sepatu roda secara otodidak melalui platform YouTube. Hal tersebut berbeda dengan kondisi saat ini, ketika sudah banyak pelatih dan komunitas yang membimbing para pemula. Ia menambahkan, sejumlah anggota komunitas Jakarta Inline Skate kini bahkan telah berprofesi sebagai pelatih sepatu roda.

Elshinta Peduli

Pada kesempatan yang sama, Yuta juga menjelaskan bahwa olahraga sepatu roda memiliki berbagai cabang dan gaya permainan. “Sepatu roda tidak hanya satu jenis. Ada yang dimainkan di skatepark, ada juga yang dimainkan di lintasan untuk kecepatan,” ujar Yuta dalam wawancara yang dipandu oleh anchor Anissa Madina.

Selain itu, Putra G. Waluyo menjelaskan bahwa anggota Jakarta Inline Skate Community memiliki latar belakang dan tujuan yang beragam dalam menjalani aktivitas sepatu roda. Sebagian anggota menekuni sepatu roda sebagai olahraga prestasi hingga menjadi atlet, sementara lainnya memanfaatkannya sebagai sarana transportasi, seperti untuk pulang pergi kerja karena jarak rumah yang relatif dekat.

M. Muslichun

Elshinta Peduli

Similar News