BNPB: Cuaca ekstrem sebabkan rumah rusak di beberapa daerah

Update: 2026-03-07 04:00 GMT

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari. ANTARA/M Riezko Bima Elko Prasetyo

Indomie

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat kejadian cuaca ekstrem berupa angin kencang dan puting beliung yang melanda sejumlah wilayah di Indonesia dalam beberapa hari terakhir dan menyebabkan kerusakan rumah serta berdampak pada puluhan kepala keluarga.

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari dalam keterangan di Jakarta, Sabtu, mengatakan bahwa kejadian angin kencang di Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, pada Rabu (4/3) menyebabkan satu warga terluka serta merusak 17 rumah dan fasilitas umum.

Selain itu, di Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, cuaca ekstrem berdampak pada 28 kepala keluarga dengan tingkat kerusakan rumah yang bervariasi, yakni 12 rumah rusak ringan, 14 rusak sedang, dan dua rumah rusak berat.

Kejadian serupa juga dilaporkan terjadi di luar Pulau Jawa. Di Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, cuaca ekstrem pada Rabu (4/3) berdampak kepada 62 kepala keluarga dan merusak 61 unit rumah yang tersebar di enam desa di satu kecamatan, dengan kondisi saat ini dilaporkan mulai berangsur normal.

Sementara itu, angin puting beliung yang terjadi pada hari yang sama di Kabupaten Kerinci, Jambi, berdampak pada 11 kepala keluarga, sedangkan di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, peristiwa serupa berdampak pada 31 kepala keluarga.

Abdul menyebutkan bahwa hingga kini penanganan darurat masih terus dilakukan oleh pemerintah daerah bersama warga setempat, termasuk melalui perbaikan rumah secara mandiri di wilayah terdampak.

BNPB mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem dalam beberapa hari ke depan, termasuk melakukan langkah mitigasi seperti memangkas dahan pohon yang rawan tumbang, dan memeriksa kondisi atap rumah.

Tags:    
Elshinta Peduli

Similar News