Buka Cap Go Meh 2026, Pramono Anung umumkan rencana Museum Peranakan Tionghoa
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung membuka perayaan Cap Go Meh 2026 menegaskan harmoni keberagaman ibu kota
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung membuka perayaan Cap Go Meh 2026 di Pancoran Chinatown Point Mall, Taman Sari, Jakarta Barat, Selasa (3/3/2026). Foto : Radio Elshinta Heru Lianto
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menghadiri dan membuka perayaan Cap Go Meh 2026 di Pancoran Chinatown Point Mall, Taman Sari, Jakarta Barat, Selasa (3/3/2026).
Acari ini dihadiri Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Veronica Tan, Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Irene Umar, serta sejumlah mantan Gubernur DKI Jakarta, di antaranya Sutiyoso, Fauzi Bowo, Djarot Saiful Hidayat, dan Anies Baswedan, serta Penjabat Gubernur DKI Jakarta periode 2024–2025 Teguh Setyabudi.
Pramono secara simbolis membuka Festival Cap Go Meh 2026 dengan penabuhan genderang yang disambut meriah warga, dilanjutkan atraksi barongsai sebagai penanda dimulainya rangkaian perayaan.
Dalam amanatnya, Pramono menyampaikan apresiasi kepada para inisiator dan panitia yang telah bekerja keras menyukseskan acara tersebut. Ia menilai perayaan Imlek dan Cap Go Meh tahun ini mencerminkan harmonisasi keberagaman di Jakarta yang berjalan sangat baik.
“Kehidupan harmonisasi keberagaman di Jakarta sekarang ini sungguh sangat baik sekali,” kata Pramono dalam sambutannya.
Ia juga menyinggung transisi perayaan dari Imlek menuju Ramadan yang dinilai berlangsung tertib dan penuh toleransi.
“Bahkan ketika pergantian dari Imlek menyambut Ramadan, pelaksanaannya berjalan dengan baik dan semua orang terperangah bahwa pergantian ornamennya juga dilakukan secara baik,” ujarnya.
Selain itu, Pramono juga menyebut bahwa pihaknya berencana membangun Museum Peranakan Tionghoa sebagai simbol kontribusi masyarakat Tionghoa terhadap Jakarta.
“Pemerintah DKI Jakarta akan membangun museum peranakan yang ada di Jalan Keadilan. Mudah-mudahan ini menjadi simbol bagi Jakarta,” harapnya.
Pramono juga memastikan kelanjutan berbagai program dan warisan pembangunan dari para gubernur sebelumnya, termasuk pengembangan Jakarta International Stadium yang kini terintegrasi dengan transportasi publik.
“Sebagai gubernur, saya melanjutkan hal-hal yang baik dari gubernur-gubernur sebelumnya,” katanya.
Ia berharap perayaan Cap Go Meh 2026 membawa keberkahan dan kemakmuran bagi seluruh warga Jakarta.
“Semoga perayaan ini membawa kedamaian, kebahagiaan, kesehatan, keberuntungan bagi kita semua. Gong Xi Fa Cai,” ucapnya.
Heru Lianto


