Jelang Idulfitri, Prabowo minta harga sembako dan stok pangan dijaga
Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat terbatas di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (10/3/2026) terkait persiapan pemerintah menjelang Hari Raya idulfitri Tahun 2026. ANTARA/HO-Sekretariat Kabinet.
Presiden Prabowo Subianto memerintahkan jajaran Kabinet Merah Putih untuk menjaga harga barang-barang kebutuhan pokok termasuk sembako agar tetap terjangkau untuk masyarakat, kemudian memastikan stok pangan dan distribusinya berjalan lancar terutama menjelang Hari Raya Idulfitri.
Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya, saat dihubungi di Jakarta, Selasa (10/3) malam, menjelaskan perintah itu diberikan oleh Presiden Prabowo kepada jajarannya di Kabinet saat rapat terbatas di Istana Merdeka.
"Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat terbatas bersama sejumlah menteri Kabinet Merah Putih pada Selasa, 10 Maret 2026, di Istana Merdeka, untuk membahas kesiapan pemerintah menjelang Hari Raya Idulfitri. Rapat tersebut membahas stabilitas pasokan dan harga bahan pokok, kelancaran distribusi logistik, serta kesiapan infrastruktur dan layanan publik agar masyarakat dapat merayakan Idulfitri dengan aman dan nyaman," kata Seskab Teddy menjelaskan agenda rapat di Istana, Selasa.
Dalam rapat tersebut, Teddy melanjutkan, Presiden menekankan pentingnya koordinasi lintas kementerian dan lembaga dalam menjaga ketersediaan pangan, mengendalikan harga kebutuhan pokok, serta memastikan distribusi berjalan lancar hingga ke berbagai daerah.
"Kesiapan sektor energi, transportasi, dan dukungan BUMN juga menjadi perhatian pemerintah," ujar Seskab Teddy, yang turut mengikuti rapat.
Menteri-menteri lain yang turut menghadiri rapat terbatas tersebut, di antaranya Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono, Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM sekaligus CEO Dananatra Rosan Perkasa Roeslani, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto.
Ada pula Direktur Utama PT Pindad Sigit P. Santosa, Direktur Utama Pertamina Simon Aloysius Mantiri, dan Sekretaris Pribadi Presiden Agung Surahman.
Dalam tiga hari terakhir, Presiden Prabowo rutin memanggil beberapa menterinya untuk rapat membahas kesiapan pemerintah menjelang Hari Raya Idulfitri. Rapat dengan agenda persiapan pemerintah jelang Idulfitri itu setidaknya telah digelar sejak akhir pekan lalu (8/3) di kediaman pribadi Presiden Prabowo di Hambalang, kemudian pada Senin (9/3) juga di Hambalang, dan terakhir di Istana Merdeka, Selasa.
Dalam rapat terbatas di Hambalang, Senin, Presiden Prabowo fokus menyoroti pasokan LPG dan bahan bakar minyak (BBM) menjelang libur lebaran, sementara pada Minggu, rapat banyak menyoroti masalah keamanan dan kelancaran mudik terutama selama 10 hari menuju Hari Raya Idulfitri, yang akan diperingati pada pertengahan Maret 2026.


