Kemkomdigi upayakan akses internet merata untuk mendukung pendidikan

Update: 2026-01-13 05:50 GMT

Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Nezar Patria menerima kunjungan perwakilan Johns Hopkins School of Advanced International Studies (SAIS) di Kantor Kementerian Komunikasi dan Digital, Jakarta Pusat, Senin (12/01/2026). (ANTARA/HO-Kementerian Komunikasi dan Digital)

Elshinta Peduli

Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) memfokuskan upaya pemerataan akses internet guna mendukung penyelenggaraan pendidikan, menghadirkan kesempatan belajar setara bagi para pelajar di perkotaan sampai daerah terpencil.

"Di wilayah padat penduduk kualitas layanan relatif stabil, sementara di daerah terpencil penguatan infrastruktur terus dilakukan," kata Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Nezar Patria sebagaimana dikutip dalam siaran pers kementerian di Jakarta pada Selasa.

Ia menyampaikan bahwa sarana akses internet saat ini telah tersedia di sekitar 97 persen wilayah yang berpenduduk, tetapi kualitas layanannya masih beragam.

Oleh karena itu, pemerintah berupaya meningkatkan konektivitas dan kualitas akses internet di seluruh wilayah secara bertahap.

"Kecepatan internet rata-rata nasional berada di kisaran 45 Mbps, masih di bawah rata-rata Asia Tenggara," kata Nezar saat menerima perwakilan Johns Hopkins School of Advanced International Studies di Kantor Kementerian Komunikasi dan Digital, Jakarta Pusat, Senin (12/1).

"Pemerintah menargetkan peningkatan hingga 100 Mbps dalam tiga tahun ke depan, termasuk perluasan jaringan generasi kelima yang saat ini masih di bawah 10 persen," ia menambahkan.

Ia menyampaikan bahwa pemerataan akses internet untuk pendidikan merupakan bagian dari upaya negara memenuhi hak belajar dan memperkecil kesenjangan digital.

Kementerian Komunikasi dan Digital mengupayakan para pelajar dapat mengakses platform-platform pembelajaran daring dengan baik.

"Dukungan ini menjadi dasar bagi kebijakan pendidikan berbasis digital," kata Nezar.

Tags:    
Elshinta Peduli

Similar News