PT SMI resmikan fasilitas MCK untuk warga Desa Konga
Akses air bersih diperkuat bagi warga terdampak erupsi Lewotobi Laki-laki.
Elshinta/ HUB
FLORES TIMUR, Nusa Tenggara Timur — PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) atau PT SMI meresmikan Program Akses Air Bersih Desa Konga sebagai upaya pemenuhan kebutuhan dasar air bersih dan sanitasi bagi masyarakat di Hunian Sementara (Huntara) 1 dan Huntara 2, Desa Konga, Kecamatan Titehena, Kabupaten Flores Timur, Kamis (15/1/2026).
Program ini merupakan respons atas kondisi darurat akses air bersih dan sanitasi yang masih dialami warga terdampak erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki, yang aktivitas vulkaniknya meningkat sejak akhir 2023 dan berlanjut hingga 2025.
Sejak erupsi terjadi, ribuan warga terpaksa mengungsi dan tinggal di hunian sementara dengan keterbatasan fasilitas dasar. Ketersediaan air bersih di Huntara belum mencukupi, distribusi bantuan air tidak selalu rutin, serta fasilitas sanitasi yang terbatas berpotensi meningkatkan risiko kesehatan dan kualitas lingkungan yang kurang layak.
Menjawab kondisi tersebut, PT SMI menghadirkan sarana air bersih dan sanitasi yang lebih memadai guna mendorong peningkatan kualitas hidup warga serta menciptakan lingkungan hunian sementara yang lebih sehat dan aman.
Program Akses Air Bersih Desa Konga meliputi pembangunan sumur bor, bak penampungan air, fasilitas MCK, Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) untuk mendukung operasional, serta sarana keran wudhu dan jaringan distribusi air bagi warga. Sarana ini juga dapat dimanfaatkan untuk mendukung pengairan lahan pertanian masyarakat setempat.
Program tersebut ditargetkan memberikan manfaat langsung bagi sekitar 450–600 kepala keluarga atau setara dengan ±4.954–5.500 jiwa, sekaligus menekan ketergantungan warga terhadap pembelian air bersih hingga lebih dari 50 persen.
“Kami menyadari bahwa pemulihan pascabencana membutuhkan kolaborasi lintas pihak. PT SMI mengapresiasi kerja sama bersama Yayasan Peduli Tepian Negeri dan dukungan seluruh pemangku kepentingan di Desa Konga. Program ini diharapkan dapat memberi manfaat nyata bagi ratusan keluarga penerima manfaat serta mendorong lingkungan Huntara yang lebih sehat melalui penyediaan air bersih dan sarana sanitasi yang memadai,” ujar Muhamad Sapuri, Perwakilan Divisi Sekretariat Perusahaan, Unit TJSL PT SMI.
Dengan diresmikannya program ini pada 15 Januari 2026, fasilitas air bersih dan sanitasi diharapkan menjadi solusi berkelanjutan bagi warga Desa Konga, tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan harian, tetapi juga dalam membangun kondisi sosial yang lebih stabil dan lingkungan yang lebih sehat.
Tentang Yayasan Peduli Tepian Negeri
Yayasan Peduli Tepian Negeri merupakan lembaga sosial kemanusiaan yang berfokus pada pengembangan dan pemberdayaan masyarakat di wilayah yang kurang terjangkau bantuan sosial, seperti wilayah pesisir, pedalaman, perbatasan, serta daerah terdampak bencana. Program-program yayasan mencakup bantuan kemanusiaan dan pemberdayaan masyarakat demi mewujudkan komunitas yang tangguh, berdaya, dan mandiri. (Hutomo Budi)


