Ribuan wisatawan padati Bukit Merese Mandalika di libur Lebaran
Wisatawan duduk santai melihat ombak pantai selatan Samudera Hindia sembari menunggu sunset atau matahari terbenam di kawasan wisata Bukit Merese di Mandalika, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) pada Sabtu (28/3/2026) sore. ANTARA/Nur Imansyah.
Ribuan wisatawan baik lokal maupun mancanegara beramai-ramai memadati kawasan wisata Bukit Merese Mandalika di Kabupaten Lombok Tengah Nusa Tenggara Barat (NTB) pada libur setelah Lebaran 2026.
Salah seorang wisatawan dari Kota Mataram, Yuli, Minggu, mengaku kedatangannya bersama keluarga ke Bukit Merese yang berdekatan dengan Pantai Tanjung Ann dan Sirkuit Mandalika tersebut untuk melihat sunset atau matahari terbenam.
"Saya datang untuk berlibur bersama keluarga jauh-jauh dari Mataram untuk melihat sunset dari Buoit Merese," ujarnya.
Selain melihat sunset, kunjungannya tersebut juga untuk mengisi liburan setelah merayakan Lebaran 2026, sekaligus merayakan tradisi Lebaran Topat (ketupat) Suku Sasak yang dilaksanakan setelah seminggu Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.
Wisatawan yang datang biasanya menikmati keindahan alam pantai dengan pasir putih dan melihat matahari terbenam serta bukit yang terlihat hijau.
Kedatangan wisatawan tersebut juga membawa berkah bagi juru parkir, pedagang atau pelaku UMKM seperti pernak pernik gelang yang berjualan yang ada di lingkar Bukit Merese.
"Alhamdulillah. Dari pagi sampai sore jualan habis," ujar Mat penjual gorengan telur lilit di kawasan itu.
Rata-rata wisatawan yang berbelanja ada yang memesan mulai dari harga Rp5.000 hingga Rp20.000 untuk beberapa tusuk telur lilit.
Dinas Pariwisata Lombok Tengah mencatat, jumlah kunjungan wisatawan selama periode libur Lebaran mencapai sekitar 14 ribu orang.
Kepala Dinas Pariwisata Lombok Tengah Lalu Muhamad Hatta mengatakan, angka tersebut merupakan akumulasi kunjungan wisatawan domestik maupun mancanegara sejak awal masa libur Lebaran.
"Jumlah kunjungan wisatawan hingga Selasa mencapai sekitar 14 ribu orang. Ini terhitung sejak Minggu hingga Selasa selama masa libur Lebaran," ujarnya.
Ia mengatakan, destinasi yang paling banyak dikunjungi wisatawan didominasi destinasi pantai di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika. Disusul objek wisata alam seperti Air Terjun Benang Kelambu, Benang Stokel, serta sejumlah pemandian alam di wilayah utara Lombok Tengah.
"Angka kunjungan diperkirakan masih akan terus bertambah. Puncak arus wisatawan diprediksi terjadi pada akhir pekan bertepatan dengan perayaan Lebaran Topat dan berakhirnya masa libur anak sekolah," katanya.


