Tim SAR evakuasi jenazah pendaki Gunung Slamet, terkendala medan ekstrim

Update: 2026-01-15 12:54 GMT

Tim SAR mengevakuasi jenazah Syafiq Ridhan Ali Razan, pendaki Gunung Slamet, Kamis (15/1/2026). Foto : SAR

Elshinta Peduli

Tim SAR Gunung Slamet Basecamp Bambangan, Purbalingga, mengevakuasi jenazah pendaki Syafiq Ridhan Ali Razan, yang ditemukan di medan ekstrim Sungai Lembayung. Evakuasi sempat terkendala karena lokasi berada di jurang curam dengan aliran sungai di bawah dan kondisi cuaca buruk.

Ali ditemukan oleh tim SAR gabungan Rabu (13/1/2026) pagi atau hari ke-16 pencarian sekitar pukul 10.49 WIB di area sekitar Pos 9 pendakian.

Menurut Sugeng Candra, salah satu anggota Tim SAR, korban ditemukan dalam posisi telungkup, dengan perlengkapan pendakian masih lengkap dan tidak terdapat luka mencolok pada tubuhnya.

“Masih utuh, masih bisa dikenali, dan peralatannya juga masih ada,” ujar Sugeng saat wawancara di Radio Elshinta, Kamis (15/1/2026).

Sugeng menambahkan bahwa operasi SAR resmi telah ditutup, namun pencarian dilanjutkan oleh relawan gabungan melalui SAR mandiri. Area pencarian diperluas setelah tim melakukan pendalaman keterangan dari rekan korban yang selamat.

“Kami melakukan pengembangan area setelah menginterogasi ulang rekan korban, dan akhirnya korban berhasil ditemukan,” jelasnya.

Korban diduga terpisah dari rekannya di Pos 9 Gunung Slamet saat mencoba mencari pertolongan. Perbedaan keterangan awal sempat menyulitkan proses pencarian, namun akhirnya Ali Razan berhasil ditemukan oleh tim gabungan.

Medan Sungai Lembayung disebut sangat ekstrem, berupa jurang dengan arus sungai deras di bawahnya, ditambah angin kencang akibat badai, yang membuat proses evakuasi berjalan lambat dan penuh tantangan.

Steffy Anastasia/Mgg/Nak

Tags:    
Elshinta Peduli

Similar News