Ahli gizi ingatkan calhaj lengkapi vaksin dan jaga waktu istirahat
Dokter dan ahli gizi masyarakat Dr. dr. Tan Shot Yen, M.Hum mengingatkan calon jamaah haji untuk melengkapi vaksinasi serta menjaga waktu istirahat guna mendukung kondisi tubuh selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.
Sumber foto: Antara/elshinta.com.
Dokter dan ahli gizi masyarakat Dr. dr. Tan Shot Yen, M.Hum mengingatkan calon jamaah haji untuk melengkapi vaksinasi serta menjaga waktu istirahat guna mendukung kondisi tubuh selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.
“Vaksin wajib sebagai syarat masuk Saudi dan sertifikat,” kata dokter lulusan Fakultas Kedoteran Universitas Indonesia (FKUI) tersebut saat dihubungi ANTARA dari Jakarta, Rabu.
Tan menjelaskan terdapat sejumlah vaksin yang menjadi syarat wajib bagi calon jamaah haji untuk masuk ke Arab Saudi, yakni vaksin meningitis meningokokus yang melindungi dari peradangan selaput otak serta vaksin polio untuk mencegah penularan virus polio.
Selain vaksin wajib, ia menyebutkan terdapat vaksin tambahan yang dianjurkan untuk meningkatkan perlindungan jamaah selama menjalankan ibadah.
Vaksin influenza direkomendasikan untuk mencegah flu akibat perubahan cuaca ekstrem, sementara vaksin pneumonia atau pneumokokus dianjurkan terutama bagi jamaah berusia lanjut, yakni 65 tahun ke atas atau yang memiliki penyakit penyerta seperti diabetes, asma, dan gangguan jantung.
Menurut Tan, kelengkapan vaksinasi menjadi bagian penting dalam menjaga kesehatan jamaah mengingat tingginya mobilitas serta potensi paparan penyakit selama pelaksanaan ibadah haji.
Selain vaksinasi, ia juga mengingatkan pentingnya menjaga waktu istirahat di tengah padatnya rangkaian ibadah.
“Ibadah itu kan ada jeda pasti. Gunakan untuk tidur,” ujarnya.
Ia menambahkan, jamaah perlu memanfaatkan waktu jeda tersebut untuk memulihkan energi agar tubuh tetap bugar dan mampu mengikuti seluruh rangkaian ibadah.
Terkait konsumsi vitamin, Tan menyarankan agar penggunaannya disesuaikan dengan kondisi masing-masing dan berdasarkan anjuran tenaga medis.
“Jika dianjurkan dokter,” katanya.
Dengan melengkapi vaksinasi dan menjaga pola istirahat, jamaah diharapkan dapat meminimalkan risiko gangguan kesehatan serta menjalankan ibadah haji secara optimal.

