Popsivo sapu bersih kemenangan di Pontianak

Update: 2026-01-11 16:20 GMT

Tim voli putri Jakarta Popsivo Polwan beraksi dalam pertandingan melawan Bandung BJB Tandamata pada lanjutan kompetisi Proliga 2026 di GOR Terpadu A Yani, Pontianak, Minggu (11/1/2026). (ANTARA/HO-PBVSI)

Elshinta Peduli

Tim voli putri Jakarta Popsivo Polwan melanjutkan tren positif pada kompetisi Proliga 2026 dengan menaklukkan Bandung BJB Tandamata 3-1 (25-12, 24-26, 25-19, 25-18) di GOR Terpadu A Yani, Pontianak, Minggu.

Kemenangan itu menjadi hasil manis kedua Popsivo Polwan selama tampil di Pontianak dan sekaligus menjaga posisi di papan atas klasemen Proliga 2026.

"Kami mencoba membangun permainan secara bertahap dan secara umum berjalan baik," kata pelatih Jakarta Popsivo Polwan Darko Dobriskov dalam keterangan tertulis di Jakarta, Minggu.

Darko mengapresiasi penampilan timnya dalam pertandingan yang disebutnya menarik dan menampilkan permainan berkualitas itu.

"Naik-turun dalam pertandingan itu hal wajar. Bandung BJB Tandamata juga pantas memenangi set kedua karena mereka bermain sangat rapi," ujar Darko.

Pada set pembuka, Popsivo membuat Bandung BJB kesulitan mengembangkan strategi. Bhethania De La Cruz tampil dominan lewat servis agresif dan serangan tajam, untuk menutup set pertama dengan 25-12.

BJB bangkit melawan pada set kedua. Calista Maya menjadi tumpuan serangan, sampai BJB memenangkan set ini dengan 26-24.

Pada set ketiga, laga berjalan lebih seimbang dengan reli-reli panjang yang menghibur penonton. Tapi giliran Popsivo menutupo set ini dengan 25-19, dan kemudian set keempat dengan 25-18.

Keberhasilan ini tidak terlepas dari kontribusi besar De La Cruz dan Yonkaira Pena sebagai pendulang poin utama tim besutan Darko Dobriskov, selain berkat dukungan penuh penonton di GOR Terpadu A Yani.

Elshinta Peduli

Darko menegaskan timnya tetap fokus menjaga kualitas permainan pada laga-laga Proliga berikutnya.

"Semua lawan itu sulit. Namun, dengan usaha dan kebersamaan, kami yakin bisa meraih hasil terbaik," kata Darko.

Pelatih Bandung BJB Tandamata, Risco Herlambang, mengakui timnya tampil di bawah tekanan sehingga alur serangan BJB tidak berjalan maksimal.

"Receive kami tidak berjalan sehingga bola pertama tidak sampai ke setter. Akibatnya, kami tidak bisa bermain cepat dan mudah diantisipasi lawan," ujar Risco.

Risco menegaskan hasil pertandingan tersebut menjadi bahan evaluasi penting bagi timnya. Hal ini diamini pemainnya, Calista Maya.

"Kami memang kewalahan karena sejak awal sudah tertekan," ujar Calista.

Tags:    
Elshinta Peduli

Similar News