Doa-doa awal Ramadan agar ibadah lebih khusyuk

Doa-doa awal Ramadan untuk khusyuk beribadah lengkap dengan panduan dan pentingnya lingkungan ibadah yang mendukung seperti sajadah hingga parfum.

Update: 2026-01-12 08:00 GMT

Ilustrasi. (Sumber: Istimewa)

Elshinta Peduli

Menyambut Ramadan 2026, banyak umat Muslim mulai mempersiapkan diri secara fisik dan spiritual agar ibadah di bulan suci dapat dijalankan dengan lebih tenang dan khusyuk. Salah satu persiapan terpenting adalah membaca doa awal Ramadan, yang berfungsi sebagai peneguh niat sekaligus momen membuka ibadah selama sebulan penuh.

Doa-doa ini dibaca sejak awal datangnya Ramadan, mulai dari saat melihat hilal hingga memasuki hari-hari pertama puasa. Dengan doa yang tepat, ibadah seperti puasa, salat wajib, tarawih, dan tilawah Al-Qur’an dapat dijalani dengan kesadaran penuh dan fokus.

Mengapa doa awal Ramadan penting?

Doa awal Ramadan membantu menata niat dan kesiapan hati sebelum menjalani rangkaian ibadah panjang. Dalam tradisi Islam, kesiapan batin memiliki peran besar dalam menghadirkan kekhusyukan. Doa bukan hanya permohonan, tetapi juga bentuk penyerahan diri agar Ramadan bisa berjalan dengan tenang, disiplin, dan penuh kesungguhan.

Ketika doa dibaca dalam suasana ibadah yang tenang, di tempat dan alat salat yang bersih, serta kondisi diri yang rapi dan wangi, fokus ibadah menjadi lebih terjaga sejak awal Ramadan.

Doa-doa awal Ramadan yang dianjurkan

Berikut adalah kumpulan doa awal Ramadan yang umum dibaca dan diamalkan umat Muslim.

1. Doa melihat hilal (Awal Masuk Ramadan)

Arab:

اللَّهُ أَكْبَرُ، اللَّهُمَّ أَهِلْهُ عَلَيْنَا بِالْأَمْنِ وَالْإِيمَانِ وَالسَّلَامَةِ وَالْإِسْلَامِ، وَالتَّوْفِيقِ لِمَا تُحِبُّ وَتَرْضَى، رَبُّنَا وَرَبُّكَ اللَّهُ

Latin:

Allahu akbar, Allahumma ahillahu ‘alainā bil-amni wal-īmān, was-salāmati wal-islām, wat-taufīqi limā tuḥibbu wa tarḍā, rabbunā wa rabbukallāh.

Elshinta Peduli

Artinya:

“Allah Maha Besar. Ya Allah, hadirkanlah bulan ini kepada kami dengan keamanan, keimanan, keselamatan, Islam, serta taufik untuk melakukan hal-hal yang Engkau cintai dan ridai. Tuhan kami dan Tuhanmu adalah Allah.”

2. Doa menyambut bulan Ramadan

Arab:

اللَّهُمَّ سَلِّمْنِي لِرَمَضَانَ، وَسَلِّمْ رَمَضَانَ لِي، وَتَسَلَّمْهُ مِنِّي مُتَقَبَّلًا

Latin:

Allahumma sallimnī li Ramaḍān, wa sallim Ramaḍāna lī, wa tasallamhu minnī mutaqabbalan.

Artinya:

“Ya Allah, sampaikan aku kepada bulan Ramadan. Sampaikan Ramadan kepadaku, dan terimalah amal ibadahku di dalamnya.”

3. Doa memohon kekuatan menjalani Ramadan

Arab:

اللَّهُمَّ أَظَلَّ شَهْرُ رَمَضَانَ وَحَضَرَ، فَسَلِّمْهُ لِي وَسَلِّمْنِي فِيهِ، وَوَفِّقْنِي فِيهِ لِطَاعَتِكَ

Latin:

Allahumma aẓalla syahru Ramaḍān wa ḥaḍara, fa sallimhu lī wa sallimnī fīhi, wa waffiqnī fīhi li ṭā‘atik.

Artinya:

“Ya Allah, bulan Ramadan telah datang. Sampaikanlah bulan ini kepadaku dan jagalah aku di dalamnya, serta berilah aku kemampuan untuk taat kepada-Mu.”

4. Doa agar ibadah Ramadan lebih khusyuk

Arab:

اللَّهُمَّ أَعِنَّا عَلَى صِيَامِهِ وَقِيَامِهِ، وَاجْعَلْنَا فِيهِ مِنَ الْمُتَقَبَّلِينَ

Latin:

Allahumma a‘innā ‘alā ṣiyāmihī wa qiyāmihī, waj‘alnā fīhi minal-mutaqabbalīn.

Artinya:

“Ya Allah, bantulah kami dalam menjalankan puasa dan salat malam di bulan ini, dan jadikan kami termasuk orang-orang yang diterima amalnya.”

Menyiapkan suasana ibadah sejak awal Ramadan

Selain membaca doa awal Ramadan, suasana ibadah juga berperan penting dalam menjaga kekhusyukan. Tempat salat yang bersih dan nyaman membantu tubuh lebih rileks saat berdiri, rukuk, maupun sujud. Sajadah yang terawat dan layak digunakan memberi rasa tenang sekaligus menjaga kebersihan saat beribadah setiap hari.

Aroma juga memiliki pengaruh terhadap fokus. Menggunakan minyak wangi atau parfum dengan aroma lembut sebelum salat dapat membantu menciptakan suasana ibadah yang lebih segar dan menenangkan, tanpa mengganggu kekhusyukan.

Menyambut Ramadan 2026 dengan doa-doa awal Ramadan adalah langkah penting untuk membangun ibadah yang lebih khusyuk sejak hari pertama. Doa awal Ramadan sebagai penetap niat, memperkuat hubungan dengan Allah, serta menjadi landasan untuk menjalankan berbagai amalan dengan penuh kesungguhan. Dengan doa yang tepat, niat yang lurus, serta suasana ibadah yang mendukung, Ramadan dapat dijalani dengan lebih tenang, fokus, dan bermakna.

Tags:    
Elshinta Peduli

Similar News