Format baru dan potensi persaingan Piala Dunia 2026

Format baru Piala Dunia 2026 dengan 48 tim, 104 pertandingan, dan 12 grup, menghadirkan potensi persaingan yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Update: 2026-01-19 06:30 GMT

Piala Dunia 2026 menyajikan hal baru, meningkatkan antusiasme publik. (Sumber: Istimewa)

Elshinta Peduli

Piala Dunia FIFA 2026 akan membawa sejarah baru pada sepak bola dunia setelah FIFA mengonfirmasi perubahan format turnamen. Untuk pertama kalinya, turnamen ini akan menghadirkan 48 tim nasional dari seluruh dunia, menggantikan format 32 tim yang telah digunakan sejak Piala Dunia 1998. Perubahan ini diharapkan memberikan lebih banyak peluang partisipasi, meningkatkan potensi persaingan, hingga memperluas jangkauan kompetisi sepak bola internasional.

Struktur format baru

  • Jumlah tim peserta: 48 tim nasional akan ikut serta.
  • Jumlah pertandingan: Total 104 pertandingan direncanakan berlangsung sepanjang turnamen.
  • Format grup: Terdapat 12 grup yang masing-masing berisikan empat tim. Setiap tim akan bermain tiga pertandingan di fase grup.
  • Kualifikasi ke fase gugur: Dua tim teratas dari setiap grup plus delapan tim peringkat ketiga terbaik akan maju ke babak 32 besar.
  • Lokasi pertandingan: Turnamen akan diselenggarakan di tiga negara tuan rumah, Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko, pada periode 11 Juni hingga 19 Juli 2026.

Ini perubahan terbesar dalam format Piala Dunia dalam beberapa watu terakhir dan diharapkan oleh FIFA untuk memberikan kesempatan kompetisi yang lebih luas dibanding edisi sebelumnya.

Detail fase kompetisi

FIFA menetapkan struktur fase grup yang memastikan setiap tim memainkan minimal tiga pertandingan dengan sistem round-robin. Format ini dipilih guna menjamin waktu istirahat yang cukup dan permainan yang adil untuk semua peserta.

Elshinta Peduli

Fase gugur dimulai dengan babak 32 besar, sebuah tahapan yang belum ada di edisi Piala Dunia sebelumnya. Tim yang lolos akan terus bertanding melalui babak 16 besar, perempat final, semifinal, hingga partai final.

Permintaan tiket dan minat global

Antusiasme publik terhadap turnamen ini sangat tinggi. FIFA menerima lebih dari 500 juta permintaan tiket dari penggemar di seluruh dunia, mencatat angka tertinggi dalam sejarah penjualan tiket Piala Dunia. Negara-negara dengan permintaan tinggi termasuk Jerman, Inggris, Brasil, Spanyol, Portugal, dan Argentina.

Untuk mengakomodasi permintaan tersebut, FIFA menetapkan fase penjualan tiket dengan alokasi acak untuk pertandingan yang oversubscribed, serta penyediaan tiket berbiaya rendah yang akan didistribusikan melalui federasi nasional peserta.

Potensi persaingan di lapangan

Format baru menghadirkan sejumlah perubahan yang akan memengaruhi pola persaingan:

  • Babak grup yang lebih panjang: Dengan 12 grup dan tempat delapan tim peringkat ketiga terbaik yang lolos, peluang tim dari berbagai konfederasi untuk mencapai fase gugur meningkat dibanding format 32 tim.
  • Pengalaman dari format sepak bola usia muda: Arsène Wenger, tokoh sepak bola internasional, mencatat bahwa format 48 tim pada Piala Dunia U-17 menunjukkan tingkat kualitas yang tetap terjaga meskipun jumlah peserta meningkat.
  • Distribusi pertandingan lintas negara: Pertandingan akan diadakan di 16 kota tuan rumah, yang menciptakan tantangan logistik sekaligus pengalaman kompetisi di berbagai kondisi iklim dan stadion.

Pembagian grup juga dipengaruhi oleh sistem pengundian terbaru yang menempatkan unggulan teratas pada posisi berbeda dalam struktur kompetisi, dengan tujuan menjaga rivalitas besar untuk fase-fase akhir.

Kualifikasi dan debut tim

Format 48 tim memperluas jumlah tempat bagi konfederasi di setiap benua, termasuk tambahan tempat melalui playoff antar-konfederasi. Hal ini kemungkinan akan meningkatkan jumlah debutan di Piala Dunia karena lebih banyak negara yang berkesempatan lolos. Data diskusi penggemar menunjukkan potensi tim seperti Guatemala, Albania, Uzbekistan, dan Comoros diperkirakan memiliki peluang debut pada 2026.

Dampak format 48 tim dalam kompetisi

Kebijakan memperluas turnamen juga memicu diskusi terkait Untung ruginya format 48 tim, serta jadi topik penting untuk memahami implikasi struktur pertandingan ini terhadap kualitas persaingan, jadwal, dan distribusi peluang bagi negara-negara yang selama ini jarang tampil. Banyak pihak menyoroti bahwa perlu ada evaluasi mendalam terhadap bagaimana format ini memengaruhi intensitas persaingan di semua fase.

Tags:    
Elshinta Peduli

Similar News