16 tahun berstatus relawan TKSK di Langkat, kini terangkat menjadi ASN Kemensos RI
Sebanyak 13 orang Pendamping Sosial yang sebelumnya bernama Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) yang bertugas di Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, menggelar syukuran atas terangkatnya relawan sosial tersebut menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Kementerian Sosial RI.
Sumber foto: M Salim/elshinta.com.
Sebanyak 13 orang Pendamping Sosial yang sebelumnya bernama Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) yang bertugas di Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, menggelar syukuran atas terangkatnya relawan sosial tersebut menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Kementerian Sosial RI. Kegiatan sederhana tersebut bertempat di aula Dinas Sosial Kabupaten Langkat jalan Imam Bonjol, Kwala Bingai, Stabat, Selasa (13/1).
Acara potong tumpeng itu dipandu Ahmad Fauziar Afifuddin ASN yang bertugas di Kecamatan Sawit Seberang. Dalam kesempatan itu dia menyampaikan, TKSK kini sudah berusia 16 tahun persisnya lahir tahun 2009. TKSK itu merupakan relawan sosial yang direkrut dari unsur Karang Taruna dan Pekerja Sosial Masyarakat (PSM). Tahun 2009 itu rekrutmen TKSK berdasarkan surat usulan dari camat dan latihan di Rindam I/BB.
TKSK lahir 9 Oktober 2009, TKSK di rekrut dan mendapatkan pembekalan mengikuti pelatihan di Rindam 1/BB, namun setelah seminggu di Rindam, kala itu Kepala Sub Direktorat (Kasubdit) Pemberdayaan Karang Taruna di Departemen Sosial (sekarang Kementerian Sosial). Penggagas terbentuknya TKSK, Sonny W Manalu, mengatakan kalau TKSK ini berstatus relawan dan menerima tali asih. Kerjanya melaksanakan pendataan Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) sekarang Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS Red).
"Kalian telah dilatih dan di bekali di militer sebagai relawan sosial jangan berharap akan diangkat menjadi PNS, kalian hanya menerima tali asih dengan besaran Rp. 250 ribu. Sesuaikan saja kerja kalian dengan tali asih yang kalian terima, kerja kalian membantu camat melaksanakan kesejahteraan sosial di kecamatan masing-masing," ujar Ahmad Fauziar Afifuddin menirukan bahasa Sonny kala itu.
Ahmad Fauziar Afifuddin menjelaskan kegiatan pembentukan dan pembekalan di Rindam ini bertepatan dengan bulan Ramadan, setelah pulang dari Rindam itu banyak rekan-rekan TKSK yang tidak terima dengan status relawan dan banyak yang meninggalkan TKSK. Namun banyak juga yang masih bertahan sampai akhirnya ada perhatian dari Kementerian Sosial pada tahun 2025 banyak yang terangkat menjadi ASN Kementerian Sosial.
"Kita patut bersyukur kepada Allah SWT, Tuhan yang Maha Esa, hingga kita sampai di titik ini. Ini adalah anugerah terindah bagi kita yang tidak pernah berpikir dan terpikir sejak tahun 2009 kita bakal terangkat menjadi ASN, ini merupakan berkah dari kesabaran kita yang masih bertahan selama 16 tahun menjadi relawan TKSK," ujarnya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, M Salim, Rabu (21/1).
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Langkat Taufik Rieza, S.STP, M.AP yang hadir pada acara tersebut menyampaikan ucapan selamat atas terangkatnya para TKSK menjadi ASN di lingkungan Kementerian Sosial RI. Dia berharap kerjasama dan kebersamaan serta silaturrahmi tetap terjalin dan terjaga dengan baik seperti layaknya sebelum TKSK berubah status. "Selamat atas terangkatnya kawan-kawan menjadi ASN Kementerian Sosial, semoga sukses mengemban amanah, dan tetap koordinasi, silaturrahmi dan bantu Pemerintah Kabupaten Langkat seperti biasa yang kita laksanakan selama ini," kara Taufik.
Acara diakhiri dengan pemotongan tumpeng oleh Ismail Pendamping Sosial dari Kecamatan Babalan dan diserahkan kepada Kepala Dinas Sosial. Pemberian cinderamata kepada mantan TKSK Binjai Nata Syahputra yang diserahkan oleh koordinator kabupaten M. Salim pendamping dari Kecamatan Secanggang.
Acara syukuran dihadiri, Pendamping Sosial Kecamatan Wampu Suriadi U, Pendamping Sosial Kecamatan Selesai Nurhayati, Pendamping Sosial Kecamatan Gebang Ahmad Roni, Pendamping Sosial Kecamatan Hinai Ahmadi, Pendamping Sosial Kecamatan Tanjung Pura Hasan Basri, Pendamping Sosial Kecamatan Batang Serangan Muhammad Farhan, Pendamping Sosial Kecamatan Sirapit Jaya Surbakti, Pendamping Sosial Kecamatan Pangkalan Susu Syapii dan Pendamping Sosial Kecamatan Sei Lepan Abdul Razak Siregar.


