Badak LNG raih penghargaan PROPER Emas ke-15 berturut-turut

Inovasi dekarbonisasi dan teknologi pengeringan ikan "Sopan Teri" menjadi bagian dari penilaian penghargaan lingkungan tahun ini.

Update: 2026-04-08 05:03 GMT
Indomie


Inovasi dekarbonisasi dan teknologi pengeringan ikan "Sopan Teri" menjadi bagian dari penilaian penghargaan lingkungan tahun ini.

Badak LNG menerima penghargaan PROPER Emas dari Kementerian Lingkungan Hidup RI untuk ke-15 kalinya. Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Menteri Lingkungan Hidup kepada President Director & CEO Badak LNG, Achmad Khoiruddin, di Sasono Langen Budoyo, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, Selasa (7/4/2026).

Menanggapi capaian tersebut, Achmad Khoiruddin menyatakan bahwa perolehan ini merupakan hasil kerja kolektif seluruh elemen di perusahaan dalam menyelaraskan operasional bisnis dengan standar lingkungan.

“Terima kasih atas dukungan seluruh insan Badak LNG, sehingga kita kembali meraih PROPER Emas ke-15. Pencapaian ini menjadi bukti komitmen perusahaan untuk senantiasa menyelaraskan kegiatan bisnis dengan kepedulian terhadap lingkungan, dan tentunya ini merupakan hadiah dari Allah SWT,” ujar Achmad Khoiruddin dalam keterangan tertulis, Rabu (8/4/2026).

Achmad menambahkan, perusahaan akan terus melakukan upaya pelestarian di wilayah operasionalnya secara berkelanjutan.

“Perusahaan akan terus berupaya menjaga keseimbangan lingkungan, baik dari aspek hayati, hewani, maupun pemberdayaan masyarakat sekitar,” jelasnya.

Berdasarkan data operasional tahun 2025, anak perusahaan Subholding Upstream Pertamina ini menjalankan program otomatisasi sistem pengendalian *antisurge* kompresor refrigeran. Sistem ini bertujuan mengefisiensi konsumsi *steam* pada saat produksi LNG rendah.

Elshinta Peduli

Teknologi tersebut tercatat memberikan dampak pada penurunan potensi pemanasan global sebesar 51,98 persen serta potensi penipisan ozon sebesar 16,30 persen. Selain itu, melalui program reforestasi kawasan, perusahaan mencatatkan penurunan emisi sebesar 40.701 ton CO2eq per tahun.

Di bidang pemberdayaan masyarakat, Badak LNG menerapkan inovasi SOPAN TERI (Sistem Optimalisasi Pengeringan dan Penyimpanan Terintegrasi). Inovasi ini menggunakan prinsip *economizer* atau pemanfaatan panas gas buang dari boiler kilang LNG yang diaplikasikan pada alat pengering ikan milik nelayan.

Alat pengering ikan yang telah mengantongi paten dari Kementerian Hukum RI ini dirancang untuk memperpanjang usia simpan ikan teri tanpa bergantung pada kondisi cuaca.

Selain itu, di Kota Bontang, perusahaan menjalankan program TAMASYA (Taman Asuh Sayang Anak). Program ini melibatkan pendampingan pada 17 Tempat Penitipan Anak (TPA) yang berfokus pada penguatan kapasitas pengasuh dan sertifikasi kompetensi.

Capaian PROPER Emas yang diraih secara berturut-turut sejak 2011 ini menempatkan Badak LNG sebagai salah satu perusahaan energi yang konsisten memenuhi kriteria penilaian tertinggi dalam pengelolaan lingkungan dan pengembangan masyarakat oleh pemerintah.

Rama Pamungkas

Elshinta Peduli

Similar News