BBM tidak naik per 1 April, Sufmi Dasco Ahmad minta masyarakat tenang

Update: 2026-03-31 09:23 GMT

Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad di Komplek Parlemen, Jakarta, Selasa (31/3/2026)

Indomie

DPR RI menyampaikan apresiasi kepada pemerintah terkait belum adanya rencana penyesuaian harga BBM subsidi maupun non-subsidi. Kepastian ini dinilai penting untuk menjaga stabilitas di tengah beredarnya isu kenaikan harga BBM yang sempat memicu antrean di sejumlah SPBU.

Hal tersebut disampaikan Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, dalam keterangan pers di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (31/3/2026). Dasco menegaskan, keputusan pemerintah diambil setelah melalui komunikasi dengan berbagai pihak, termasuk DPR RI.

“Hari ini, Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia memberikan apresiasi kepada pemerintah yang setelah melakukan komunikasi dengan berbagai pihak serta mendengarkan masukan dari berbagai pihak termasuk Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia, barusan tadi sudah diumumkan oleh Menteri Sekretaris Negara mewakili pihak pemerintah, bahwa pihak pemerintah belum berencana melakukan penyesuaian harga BBM subsidi maupun BBM non-subsidi,” ujarnya.

Ia juga menyoroti dampak isu kenaikan BBM per 1 April 2026, yang beredar di masyarakat, sehingga memicu antrean di sejumlah SPBU. DPR pun mengimbau masyarakat untuk tidak panik.

“Yang adanya isu beredar di tengah masyarakat akan ada penyesuaian di tanggal 1 April besok, sehingga kami monitor hari ini terjadi beberapa antrian di beberapa daerah di pom-pom bensin,” kata Dasco.

“Sehingga kami imbau dengan adanya pengumuman dari pihak pemerintah bahwa belum adanya rencana penyesuaian harga BBM subsidi maupun non-subsidi, yang artinya mulai besok adalah masih tetap berlaku harga yang sama, sehingga masyarakat tidak perlu panik, masyarakat tidak perlu melakukan antrian, dan terlebih lagi melakukan penimbunan terhadap BBM,” tambahnya.

Elshinta Peduli

Lebih lanjut, Dasco menyampaikan bahwa pemerintah di bawah Presiden Prabowo Subianto berkomitmen untuk terus menjaga ketersediaan BBM bagi masyarakat.

“Hasil komunikasi dengan pihak pemerintah, komitmen dari Presiden Prabowo akan terus memonitor dan tetap menjaga kebutuhan masyarakat akan BBM tersebut. Dan sekali lagi kami sampaikan aspirasi kepada pihak pemerintah untuk hal ini. Demikian, terima kasih,” tambahnya.

Terkait kemungkinan penyesuaian harga ke depan, Dasco menyebut pemerintah saat ini masih fokus menjaga stabilitas harga BBM.

“Ya, kalau tadi hasil koordinasi, bahwa pemerintah konsen terus menjaga bahwa belum akan ada penyesuaian-penyesuaian harga BBM subsidi dan non-subsidi untuk kebutuhan masyarakat. Jadi kan kalau kita tanya sampai berapa lama, kalau tanya saya, saya belum tahu. Mungkin pemerintah yang tahu, tapi yang pasti pemerintah konsentrasi untuk menjaga itu,” ungkapnya.

Sementara itu, terkait isu pembatasan pembelian BBM, ia memastikan belum ada rencana ke arah tersebut karena stok nasional dinilai masih mencukupi. “Saya tadi tanya, sepertinya enggak. Karena kalau menurut dari pihak pemerintah, stok kita cukup,” katanya. “Stok kita masih cukup. Oke. Oke, sekian, terima kasih,” pungkasnya Dasco.

Elshinta Peduli

Similar News