BPJN ingatkan titik rawan macet dan kecelakaan di Lampung selama mudik

Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Lampung menyatakan masyarakat harus mengantisipasi adanya sejumlah titik di jalan nasional di Provinsi Lampung yang rawan macet dan kecelakaan selama arus mudik Lebaran 2026.

Update: 2026-03-11 11:30 GMT

Sumber foto: Antara/elshinta.com.

Indomie

Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Lampung menyatakan masyarakat harus mengantisipasi adanya sejumlah titik di jalan nasional di Provinsi Lampung yang rawan macet dan kecelakaan selama arus mudik Lebaran 2026.

"Selama arus mudik Lebaran 2026 perlu juga diantisipasi sejumlah titik rawan kecelakaan dan macet di ruas jalan nasional di Lampung. Kalau titik yang rawan kecelakaan biasanya di daerah tanjakan atau turunan seperti di daerah Tarahan Kabupaten Lampung Selatan," ujar Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Lampung M Ali Duhari di Bandarlampung, Rabu.

Untuk jumlah ruas jalan nasional yang rawan terjadi kecelakaan ada empat titik, yakni di Tarahan yang masuk dalam Lintas Tengah sering terjadi kecelakaan akibat rem blong karena turunan tajam.

Kemudian di daerah Balimbing Kota Agung Timur yang masuk dalam Lintas Barat, di daerah Tebing Batu, Tanjakan Manula Lemong yang masuk di Lintas Barat, dan di daerah Lemong yang juga masuk di Lintas Barat.

"Untuk penanganan sudah berkoordinasi dengan pihak kepolisian dan perhubungan untuk pembuatan barrier. Kalau yang di Tarahan sudah dipasang concrete barrier tahun ini, dengan panjang sekitar satu kilometer ini dibuat untuk memastikan keamanan pengendara," katanya.

Dia menjelaskan masyarakat perlu pula mengantisipasi adanya 15 titik di jalan nasional yang rawan macet.

"Lokasi rawan macet ini biasanya di tempat-tempat wisata, kemudian persimpangan dan juga daerah pasar," ucap dia.

Elshinta Peduli

Menurut dia, 15 titik rawan macet tersebut meliputi Pasar Unit II Tulang Bawang, Ruas Jalan Tulang Bawang-Bandar Jaya akibat adanya pasar tradisional, persimpangan Bakauheni Lampung Selatan, Sukadana, Way Jepara karena terdapat pasar, Pasar Natar Lampung Selatan, Plaza Bandar Jaya Terbanggi Besar, persimpangan Hajimena Natar, tempat wisata di sekitar Kalianda.

Lalu persimpangan Gedong Tataan tepatnya di Tugu Pengantin Gedong Tataan Pesawaran, Pasar Pringsewu, Pasar Krui, Simpang Pasar Liwa Lampung Barat, Blambangan Umpu, persimpangan Kotabumi Selatan, dan Simpang Tugu Cokelat Pesawaran.

"Kami sudah berkoordinasi juga dengan pihak kepolisian, serta Dinas Perhubungan untuk pengaturan lalu lintas, agar jangan sampai terjadi kemacetan panjang di lokasi tersebut. Walaupun terjadi perlambatan laju kendaraan masih bisa ditolerir," ucapnya.

Tags:    
Elshinta Peduli

Similar News