Diutus Prabowo, Menag ke Mesir bahas ekoteologi dan cabang Al-Azhar

Menag Nasaruddin Umar menjalankan mandat Presiden Prabowo untuk membahas pembukaan cabang Al-Azhar di Indonesia serta memperkenalkan ekoteologi Indonesia di Mesir.

Update: 2026-01-18 10:47 GMT

Sumber foto: Humas Kemenag

Elshinta Peduli

Menteri Agama Nasaruddin Umar berangkat ke Mesir menjalankan mandat Presiden Prabowo Subianto dengan dua agenda strategis.

Agenda tersebut meliputi pembahasan pembukaan cabang Universitas Al-Azhar di Indonesia dan menjadi pembicara kunci seminar ekoteologi.

“Akan menindaklanjuti petunjuk Bapak Presiden terkait kemungkinan bekerja sama dengan Al-Azhar di Indonesia sebagaimana pernah dibahas dalam pertemuan bilateral beberapa negara Muslim,” ujar Nasaruddin, dalam keterangan tertulis, Minggu (18/1/2025)

Pembukaan cabang Al-Azhar di Indonesia dinilai dapat mempermudah akses pendidikan bagi mahasiswa Asia Tenggara.

Selama ini, mahasiswa Asia Tenggara harus menempuh perjalanan jauh untuk belajar langsung di Mesir.

“Sudah waktunya Al-Azhar itu dibantu dengan membuka cabang di Indonesia, sehingga anak-anak Asia Tenggara tidak perlu ke Mesir,” katanya 

“Cukup ke Indonesia, sementara dosen-dosen Al-Azhar dan fasilitas pembelajarannya disiapkan di sini,” tutur Nasaruddin..

Selain memperluas akses pendidikan, pembukaan cabang juga dinilai meringankan beban pendidikan Al-Azhar di Mesir.

“Mesir sekarang overloaded, selain menanggung pengungsian dalam jumlah besar juga jumlah mahasiswa internasional meningkat, sementara beban ekonominya berat,” jelas Menag.

Ia juga menyebut gagasan tersebut mendapat dukungan dari Qatar, Abu Dhabi, dan Yordania.

Kerja sama yang dibahas meliputi program dual degree, joint faculty, dan pengajaran langsung oleh dosen Al-Azhar.

Elshinta Peduli

Selain itu, Menag juga memenuhi undangan resmi Al-Azhar sebagai pembicara kunci seminar internasional bertema ekoteologi.

Kehadiran Menag merupakan mandat Presiden untuk menyampaikan pandangan Indonesia tentang peran agama dalam pelestarian lingkungan.

“Atas izin Bapak Presiden, ada undangan yang sangat terhormat yang diberikan kepada kita sebagai keynote speech di dalam seminar internasional tentang ekoteologi,” ujarnya.

Menag mengatakan konsep ekoteologi Indonesia mendapat perhatian luas dunia internasional.

“Dianggap paling representatif untuk bicara ekoteologi saat ini adalah Indonesia,” kata Menag.

Menag berharap kunjungan ini memperkuat posisi Indonesia sebagai pusat pendidikan Islam dan diplomasi keagamaan global.

Rama

Tags:    
Elshinta Peduli

Similar News