Eskalasi konflik Timur Tengah, Kemenhaj pastikan jemaah umrah RI aman
Tim Kemenhaj meninjau sejumlah lokasi vital, mulai dari Bandara Internasional King Abdulaziz di Jeddah hingga menjenguk jemaah umrah yang sedang dirawat di King Abdulaziz Hospital, Mekkah, Minggu (29/3/2026)
Pemerintah Republik Indonesia melalui Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) memastikan kondisi jemaah umrah Indonesia hingga saat ini dalam keadaan aman dan terkendali di tengah perkembangan eskalasi keamanan di kawasan Timur Tengah.
Pemerintah menjamin kelancaran ibadah, perlindungan maksimal, serta memastikan seluruh jemaah dapat kembali ke tanah air. Rencana kepulangan ini sesuai dengan 10 langkah mitigasi yang telah disepakati bersama lintas kementerian dan Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) pada awal Maret lalu.
Kepastian keamanan tersebut dipantau melalui kunjungan kerja dan monitoring langsung oleh tim Kemenhaj pada Minggu (29/3/2026). Tim meninjau sejumlah lokasi vital, mulai dari Bandara Internasional King Abdulaziz di Jeddah hingga menjenguk jemaah umrah yang sedang dirawat di King Abdulaziz Hospital, Makkah.
Selain itu, pengecekan juga dilakukan terhadap jemaah yang berpotensi stranded (terlantar) di area penginapan kawasan Misfalah, Makkah, untuk memastikan akomodasi dan pelayanan tetap berjalan optimal sesuai standar.
Untuk mempertahankan situasi yang kondusif, pemerintah meminta agar PPIU senantiasa berkoordinasi secara intensif dengan perwakilan pemerintah di Arab Saudi, sehingga setiap kendala mendesak dapat segera ditindaklanjuti tanpa hambatan.
Direktur Jenderal Bina Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Puji Raharjo, turut menegaskan pentingnya kepatuhan terhadap prosedur dan regulasi bagi seluruh PPIU. Hal ini krusial untuk meminimalkan risiko serta memastikan respons yang cepat apabila terjadi kondisi darurat.
“Kami mengingatkan seluruh pihak, khususnya PPIU, untuk selalu taat pada aturan yang telah ditetapkan. Disiplin dalam menjalankan prosedur adalah kunci utama dalam menjaga keselamatan jemaah, terutama di tengah situasi yang dinamis saat ini,” ujar Puji Raharjo.
Bhery Hamzah/Ter

