Gempa magnitudo 7,6 guncang Sulawesi Utara, sempat picu peringatan tsunami

Gempa kuat mengguncang Bitung dan sekitarnya, sempat memicu surutnya air laut dan peringatan tsunami sebelum akhirnya dinyatakan aman.

Update: 2026-04-02 06:21 GMT
Indomie

Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,6 mengguncang wilayah Sulawesi Utara dan sekitarnya pada Kamis (2/4/2026) pagi pukul 06.48 WITA.

Berdasarkan laporan, pusat gempa berada sekitar 129 kilometer tenggara Bitung dengan kedalaman 62 kilometer.

Guncangan dirasakan kuat di sejumlah wilayah, terutama di Kota Bitung, selama 15 hingga 20 detik. Peristiwa ini sempat memicu kepanikan warga.

Sejumlah warga melaporkan fenomena surutnya air laut setelah gempa terjadi. Di wilayah Girian Bawah, air laut surut sekitar 7 hingga 10 meter dari garis pantai. Sementara di Pantai Candi, Bitung Barat Dua, air laut surut sekitar 5 meter.

Hingga saat ini, tercatat sebanyak 25 gempa susulan. Kenaikan muka air laut juga terpantau di beberapa wilayah pesisir, sehingga kondisi masih dalam pemantauan intensif.

Peringatan dini tsunami yang sempat dikeluarkan telah resmi berakhir.

Data sementara mencatat satu orang meninggal dunia dan tiga orang mengalami luka ringan. Kerusakan juga dilaporkan pada sejumlah bangunan, terdiri dari enam unit rumah, empat gedung perkantoran, serta empat rumah ibadah.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Manado, George Mercy Randang, mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak panik.

Ia juga meminta warga menjauhi wilayah pantai dan daerah rendah, serta mengikuti informasi resmi dari instansi terkait seperti BMKG dan BPBD.

Saat ini, kondisi di wilayah terdampak masih terus dipantau oleh tim SAR gabungan bersama instansi terkait guna mengantisipasi perkembangan situasi lebih lanjut.

Remon Fauzi/Rama

Tags:    
Elshinta Peduli

Similar News