Gus Ipul lantik 146 pejabat Kemensos, tekankan integritas dan kinerja 2026

Update: 2026-01-01 13:00 GMT
Elshinta Peduli

Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) melantik dan mengukuhkan 146 pejabat struktural dan fungsional di lingkungan Kementerian Sosial (Kemensos). Pelantikan yang berlangsung di Gedung Aneka Bhakti Kemensos, Jakarta, Rabu (31/12/2025), tersebut diikuti 40 pejabat eselon II, 49 pejabat eselon III, 55 pejabat eselon IV, serta dua pejabat fungsional.

Dalam sambutannya, Gus Ipul menegaskan bahwa pengisian jabatan ini mencakup promosi, rotasi, maupun penugasan di tempat yang sama. Menurutnya, pelantikan bukan sekadar agenda administratif, melainkan bagian dari penataan strategis organisasi agar peran negara dapat dirasakan lebih kuat dan tepat oleh masyarakat.

“Ada yang promosi, rotasi dan tetap di tempat. Ini tentu bukan sekedar hanya agenda administratif atau formalitas birokrasi, tapi bagian dari penataan strategis organisasi, untuk memastikan negara hadir secara lebih kuat, lebih tepat dan lebih berdampak bagi rakyat,” kata Gus Ipul.

Pelantikan tersebut bertepatan dengan peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia (Hakordia) 2025. Gus Ipul mengingatkan bahwa jabatan merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan integritas. Ia menegaskan pentingnya menghindari segala bentuk penyimpangan, termasuk korupsi.

“Korupsi bukan hanya pelanggaran hukum, tetapi pengkhianatan terhadap kepercayaan publik, dan penghambat utama tercapainya kesejahteraan sosial,” tegasnya.

Lebih lanjut, Gus Ipul meminta aparatur sipil negara (ASN) Kemensos menjadi teladan integritas di tengah masyarakat. Integritas, menurutnya, tercermin dari kinerja yang konsisten dan bertanggung jawab, baik saat diawasi maupun tidak.

“Jangan ada korupsi, layani rakyat dengan baik. Bela mereka yang berada paling bawah, fasilitasi yang di tengah, dan jaga yang di atas,” ujar Gus Ipul mengutip pesan Presiden Prabowo.

Elshinta Peduli

Gus Ipul juga menyampaikan enam tugas utama bagi para pejabat yang baru dilantik. Tugas tersebut antara lain menyesuaikan diri dengan cepat, memastikan keberlanjutan program, melakukan transfer komando dengan pendampingan, memahami target kinerja 2026, membangun soliditas tim, serta menciptakan budaya kerja yang harmonis dan kolaboratif.

“Jangan hanya bekerja bersama tetapi lakukan kerja sama, buka ruang dialog, beri ruang kepada staf-staf potensial untuk tumbuh dan beraktualisasi diri,” tuturnya.

Selain itu, ia menekankan pentingnya bekerja secara terbuka dengan memanfaatkan sumber daya yang ada dan menghindari sikap eksklusif di lingkungan kerja.

“Jangan banyak mengeluh, jangan hanya bekerja dengan orang yang disukai, maksimalkan yang ada dengan kolaborasi secara terbuka, dan jangan ada bisik-bisik,” lanjutnya.

Pada akhir acara, Gus Ipul mengajak seluruh pejabat yang dilantik untuk berkomitmen bersama menjaga integritas dan memperkuat kerja sama lintas unit kerja. Komitmen tersebut diarahkan untuk penggunaan data yang sama serta integrasi program agar manfaatnya lebih dirasakan masyarakat pada 2026.

Acara pelantikan ini turut dihadiri Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono, Sekretaris Jenderal Kemensos Robben Rico, para direktur jenderal, inspektur jenderal, serta jajaran pejabat di lingkungan Kementerian Sosial.

Penulisan: Rizki Rian Saputra/Ter

Elshinta Peduli

Similar News