H-2 Lebaran, 2.783 pemudik padati Terminal Kampung Rambutan
Aktivitas arus mudik di Terminal Bus Kampung Rambutan, Ciracas, Jakarta Timur, masih terpantau ramai dipadati calon penumpang yang hendak pulang ke kampung halaman jelang Lebaran 2026 atau Idul Fitri 1447 H.
Pantauan Elshinta di lokasi, Kamis (19/3/2026), calon penumpang dengan berbagai tujuan, baik ke Jawa Barat maupun Sumatra, terlihat masih memadati area keberangkatan.
Para porter pun masih berlalu lalang membawakan barang calon pemudik.
Sementara itu, sebagian besar calon penumpang menunggudi kursi kedatangan bus yang akan membawa mereka menuju kampung halaman masing-masing.
Kepala Terminal Kampung Rambutan, Revi Zulkarnaen, mengatakan puncak arus mudik telah terjadi sehari sebelumnya, tepatnya pada H-3 Lebaran. Namun meski begitu, pada H-2 Lebaran, Kamis ini, calon penumpang masih terbilang tinggi.
“Situasi hari ini masih ramai, terutama untuk tujuan Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Sumatra,” ujar Revi.
Ia menambahkan, pada puncak arus mudik H-3 Lebaran, jumlah penumpang yang diberangkatkan mencapai 5.336 orang dengan berbagai tujuan favorit, seperti Surabaya, Malang, Tegal, Pekalongan, Wonosobo, Purwokerto, Tasikmalaya, Garut, Cianjur, hingga Padang dan Palembang.
Sementara pada Kamis sore atau H-2 Lebaran hingga pukul 16.00 WIB, jumlah penumpang yang diberangkatkan tercatat sebanyak 2.783 orang dan diperkirakan masih akan bertambah hingga malam hari.
“Dipastikan puncaknya sudah terjadi kemarin pada H-3 Lebaran,” tambahnya.
Lebih lanjut ia merinci, secara kumulatif selama masa angkutan Lebaran, total penumpang yang telah diberangkatkan mencapai 23.289 orang dengan 1.187 armada bus yang dioperasikan.
Revi juga mengimbau para pemudik untuk memperhatikan kesiapan sebelum berangkat, termasuk kondisi kesehatan dan keamanan rumah yang ditinggalkan.
“Kami harapkan pemudik dalam kondisi sehat, memastikan rumah aman, serta mengikuti arahan petugas di terminal,” katanya.
Selain itu, pemudik diingatkan untuk naik dan turun di area terminal demi keselamatan, terutama karena banyak bus tiba pada dini hari.
“Jangan turun di pinggir jalan karena berisiko, apalagi saat kondisi masih gelap,” tutupnya.
Heru Lianto/Ter


