Strategi khusus arus balik Korlantas: optimalkan tol fungsional, atur distribusi kendaraan

Update: 2026-03-19 13:20 GMT

Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho memberikan keterangan kepada wartawan di Media Center NTMC Polri, Tol Jakarta-Cikampek KM 29, Kamis (19/3/2026)

Indomie

‎Korlantas Polri siapkan strategi khusus dalam menghadapi arus balik Lebaran 2026 dengan mengoptimalkan penggunaan jalan tol fungsional serta pengaturan distribusi kendaraan di sejumlah ruas utama.

‎Kepala Korlantas Polri, Irjen Pol Agus Suryonugroho, menyatakan bahwa penanganan arus balik dilakukan berbeda dengan arus mudik, mengingat pola pergerakan kendaraan yang cenderung lebih terkonsentrasi menuju Jakarta dalam waktu bersamaan. Maka, diperlukan skema pengalihan arus yang mampu meminimalkan titik temu atau crossing kendaraan di ruas tol utama.

‎“Penggunaan tol fungsional ini sangat strategis, terutama untuk kendaraan pribadi agar distribusi arus lebih merata dan tidak terjadi penumpukan di titik tertentu,Salah satu strategi yang disiapkan adalah pemanfaatan Tol Jakarta–Cikampek II Selatan (Japek Selatan) sebagai jalur alternatif bagi kendaraan pribadi, khususnya dari arah Jawa Barat,” ujar Agus kepada wartawan saat berada di Media Center NTMC Polri, Tol Jakarta-Cikampek KM 29, Kamis (19/3/2026).

‎Di sisi lain, Korlantas Polri juga terus melakukan koordinasi intensif dengan para pemangku kepentingan, termasuk operator jalan tol, guna memantau kapasitas lajur (lane capacity) secara real time. Data tersebut menjadi dasar dalam menentukan langkah rekayasa lalu lintas yang akan diterapkan, termasuk kemungkinan penyesuaian skema di lapangan.

‎“Kami terus memperbarui data kapasitas lajur yang melintasi tol, sehingga setiap langkah yang diambil benar-benar sesuai dengan kondisi aktual di lapangan,” ujarnya.

Elshinta Peduli

‎Agus menambahkan, seluruh rekayasa lalu lintas yang diterapkan bersifat dinamis dan situasional. Langkah-langkah seperti pengalihan arus, penambahan lajur, hingga penutupan sementara ruas tertentu merupakan bagian dari upaya untuk menjaga kelancaran arus kendaraan secara keseluruhan.

‎“Langkah-langkah ini kami lakukan secara fleksibel, tergantung kondisi lalu lintas di lapangan, dengan tujuan utama memperlancar arus kendaraan selama arus balik,” tutupnya.

Farens Excel/Ter

Elshinta Peduli

Similar News