IHSG ditutup menguat, pasar wait and see pertemuan AS-Iran di Pakistan

Update: 2026-04-10 09:41 GMT
Indomie

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Jumat sore ditutup menguat di tengah pelaku pasar bersikap wait and see terhadap pembicaraan diplomatik antara perwakilan Amerika Serikat (AS) dan Iran di Islamabad, Pakistan pada akhir pekan ini.

IHSG ditutup menguat 150,91 poin atau 2,07 persen ke posisi 7.458,50. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 12,57 poin atau 1,71 persen ke posisi 746,47.

“IHSG menguat mengikuti penguatan di Wall Street semalam, di tengah negosiasi yang masih berlangsung antara AS dan Iran untuk mencapai penyelesaian konflik Timur Tengah yang telah berlangsung selama enam minggu,” ujar Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas Maximilianus Nico Demus alias Nico dalam kajiannya di Jakarta, Jumat.

Dari mancanegara, pelaku pasar saat ini menantikan pembicaraan diplomatik di Islamabad, Pakistan, pada akhir pekan, yang mana Wakil Presiden AS JD Vance akan memimpin delegasi AS dalam diskusi dengan pejabat Iran.

“Namun, sentimen tetap berhati-hati di tengah berlanjutnya serangan Israel ke Lebanon, serta gangguan yang terus terjadi di Selat Hormuz, yang berpotensi mempersulit negosiasi,” ujar Nico.

Dari sisi makroekonomi, pelaku pasar menantikan rilis data inflasi (CPI) AS bulan Maret 2026, yang dijadwalkan keluar malam ini untuk melihat dampak konflik Timur Tengah terhadap inflasi.

Sementara itu, risalah rapat Federal Open Market Committee (FOMC) The Fed Maret 2026 menunjukkan bahwa para pembuat kebijakan mengkhawatirkan konflik tersebut dapat mempertahankan tekanan inflasi dan berpotensi memerlukan kenaikan suku bunga tambahan, meskipun mereka masih memperkirakan satu kali penurunan suku bunga tahun ini.

Elshinta Peduli

Dari dalam negeri, Indeks Kepercayaan Konsumen (IKK) Indonesia turun menjadi 122,9 pada Maret 2026, dari sebelumnya 125,2 pada Februari 2026, atau menjadi level terendah sejak Oktober 2025. Dibuka menguat, IHSG betah di teritori positif sampai penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG masih betah di zona hijau hingga penutupan perdagangan saham.

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, sepuluh sektor menguat yaitu dipimpin sektor industri yang menguat sebesar 4,09 persen, diikuti oleh sektor keuangan dan sektor barang konsumen non primer yang naik masing-masing sebesar 2,92 persen dan 2,56 persen. Sedangkan, satu sektor menurun yaitu sektor kesehatan yang turun sebesar 0,04 persen.

Saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu CITY, WBSA, DIVA, OPMS dan PADI. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan terbesar yakni KUAS, HDFA, MSKY, IPAC dan CTTH. Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 2.287.124 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 42,94 miliar lembar saham senilai Rp18,12 triliun. Sebanyak 485 saham naik 181 saham menurun, dan 153 tidak bergerak nilainya.

Bursa saham regional Asia sore ini antara lain, indeks Nikkei menguat 1.063,18 poin atau 1,90 persen ke 56,958,50, indeks Shanghai menguat 20,05 poin atau 0,51 persen ke 3.986,22, indeks Hang Seng menguat 141,14 poin atau 0,55 persen ke 25.893,54, dan indeks Strait Times menguat 7,67 poin atau 0,15 persen ke 4.984,80.

Tags:    
Elshinta Peduli

Similar News