Kelola dana haji Rp18 triliun, Menhaj kandeng KPK-Polri-Kejaksaan
Menteri Haji Mochamad Irfan Yusuf Menggandeng KPK dan Polri untuk Mengawasi Penggunaan Dana Haji Rp18 Triliun
Menteri Haji dan Umrah (Menhaj), Mochamad Irfan Yusuf, memastikan persiapan operasional haji 1447 H berjalan sesuai rencana. Progres layanan dilaporkan hampir mencapai 100 persen.
Persiapan terus dimatangkan untuk melayani seluruh jemaah Indonesia tahun ini. Hal itu ditegaskan Menhaj saat memberikan arahan di Jombang, Jumat (27/3/2026).
"Persiapan operasional terus kita matangkan dan sejauh ini berjalan sesuai jadwal yang telah ditetapkan," ujarnya, dalam keterangan tertulis, Sabtu (28/3/2026).
Menhaj menekankan keamanan dan keselamatan jemaah menjadi fokus utama kementeriannya. Langkah mitigasi komprehensif disiapkan untuk melindungi jemaah di tanah suci.
Wilayah Jawa Timur dinilai menjadi barometer keberhasilan nasional karena memiliki kuota terbesar. Kesuksesan di wilayah ini sangat menentukan kualitas penyelenggaraan haji nasional.
"Fokus utama kami adalah memastikan keamanan dan keselamatan jemaah melalui berbagai langkah mitigasi yang komprehensif," tegasnya.
Terkait ekosistem keuangan haji senilai Rp18 triliun, aspek akuntabilitas menjadi prioritas utama. Kemenhaj melibatkan profesional dari KPK, Kejaksaan, hingga Kepolisian untuk pengawalan.
Pelibatan penegak hukum bertujuan menjamin tata kelola yang bersih dan bebas penyimpangan. Pengawasan ketat diberlakukan mulai dari tahap pengadaan hingga penggunaan anggaran.
"Dana haji yang dikelola sangat besar, maka komitmen terhadap tata kelola yang bersih adalah mutlak," ujarnya.
Gus Irfan mengatakan, langkah strategis ini merupakan implementasi langsung dari arahan Presiden RI. Tujuannya adalah menghadirkan pelayanan haji yang transparan dan dapat dipertanggungjawabkan.
"Kami ingin memastikan setiap rupiah yang dikeluarkan benar-benar kembali dalam bentuk layanan terbaik bagi jemaah," jelas dia.
Menhaj memberikan apresiasi atas dedikasi jajaran Kanwil Kemenhaj Jawa Timur selama persiapan. Ia meminta seluruh petugas tetap menjaga kekompakan hingga operasional berakhir.
“Terima kasih kepada seluruh jajaran di Jawa Timur yang telah bekerja maksimal. Saya minta terus jaga kekompakan dan tingkatkan standar pelayanan,” pungkasnya.
Bhery Hamzah/Rama


