Kematian selebgram Lula Lahfah dikaitkan GERD, apa Itu dan siapa rentan?

GERD adalah gangguan asam lambung yang bisa dipicu stres dan kecemasan, sebagian orang lebih berisiko mengalaminya. Lula Lahfah disebut menderita Gerd.

Update: 2026-01-26 06:39 GMT

Sumber: IG Lula Lahfah

Elshinta Peduli

Kematian mendadak selebgram Lula Lahfah di apartemennya, Jakarta Selatan, mengundang duka dan tanda tanya publik. Jenazahnya ditemukan meninggal dunia di apartement pribadinya yang berlokasi di Jakarta Selatan, Jumat (23/1/2026).

Sebelum meninggal, Lula diketahui memiliki riwayat gangguan kesehatan.

Ia disebut sempat mengalami pembengkakan usus dan penyakit asam lambung atau Gastroesophageal Reflux Disease (GERD).

Banyak orang akhirnya penasaran, apa itu penyakit GERD, siapa yang rentan jadi penderita?

Mengutip situs Kemenkes RI, GERD (Gastroesophageal Reflux Disease) adalah kondisi saat asam lambung naik ke kerongkongan. Gejalanya sering berupa dada terasa panas, mulas, dan rasa asam di mulut.

Penyakit ini bisa berlangsung lama. Jika tidak ditangani, GERD dapat mengganggu aktivitas dan menurunkan kualitas hidup. Bukan hanya soal makanan. Stres dan kecemasan juga berperan besar dalam memperparah GERD.

Saat seseorang cemas, tubuh bisa memproduksi lebih banyak asam lambung. Kondisi ini membuat keluhan GERD muncul lebih sering dan lebih berat. Sebaliknya, GERD yang terus kambuh juga bisa memicu rasa cemas. Penderitanya merasa tidak nyaman, khawatir, dan mudah stres.

Inilah yang membuat GERD dan kecemasan saling berkaitan. Gangguan fisik dan mental bisa saling memengaruhi.

Kecemasan biasanya ditandai rasa khawatir berlebihan. Gejala lain bisa berupa gelisah, sulit tidur, tegang, dan sakit kepala. Sayangnya, banyak penderita GERD hanya fokus berobat ke dokter pencernaan. Masalah stres dan kecemasan sering tidak disadari.

Elshinta Peduli

Padahal, pengobatan GERD akan lebih efektif jika kesehatan mental juga diperhatikan. Mengelola stres dapat membantu mengurangi keluhan.

Menjaga pola makan, tidur cukup, dan mengatur emosi menjadi kunci penting. Jika perlu, jangan ragu mencari bantuan tenaga kesehatan.


Beberapa faktor diketahui dapat meningkatkan risiko seseorang mengalami kecemasan sekaligus GERD.

1. Perempuan

Perempuan lebih sering mengalami kecemasan dan GERD dibandingkan laki-laki.

2. Berat badan berlebih dan merokok

Orang dengan indeks massa tubuh (BMI) tinggi atau obesitas memiliki risiko lebih besar. Perokok aktif juga lebih rentan.

3. Konsumsi alkohol

Kebiasaan minum alkohol dapat memicu naiknya asam lambung dan memperburuk gejala GERD.

4. Status perkawinan

Individu dengan status janda atau duda tercatat lebih sering mengalami kecemasan dan GERD dibandingkan yang masih menikah.

5. Kurang aktivitas fisik

Tidak rutin berolahraga dapat meningkatkan risiko gangguan pencernaan dan masalah kecemasan.



Rama Pamungkas

Tags:    
Elshinta Peduli

Similar News