Komisioner Komjak RI terbitkan buku soal Pengawasan Kejaksaan di Era “Kebenaran Baru”

Nurokhman menyoroti pengawasan kejaksaan dan kepercayaan publik di tengah derasnya arus informasi.

Update: 2026-03-08 06:00 GMT
Indomie

Komisioner Komisi Kejaksaan Republik Indonesia Nurokhman menerbitkan buku berjudul “Pengawasan di Era Kebenaran Baru-Quo Vadis Komisi Kejaksaan RI?”. Buku tersebut mengulas tantangan pengawasan terhadap institusi kejaksaan di tengah perubahan sosial, politik, dan perkembangan teknologi informasi.

Dalam buku itu, Nurokhman menyoroti fenomena yang ia sebut sebagai “era kebenaran baru”, yakni situasi ketika arus informasi yang sangat cepat dapat memengaruhi persepsi publik terhadap kebenaran dan proses penegakan hukum.

Menurut dia, kondisi tersebut menuntut lembaga pengawas, termasuk Komisi Kejaksaan, untuk beradaptasi dengan pendekatan yang lebih transparan, akuntabel, dan responsif terhadap masyarakat.

“Pengawasan tidak hanya soal kontrol, tetapi juga menjaga kepercayaan publik terhadap sistem penegakan hukum. Di era kebenaran baru, pengawasan harus mampu menjawab tantangan disinformasi, dinamika politik, dan tuntutan transparansi,” kata Nurokhman dalam keterangan tertulis, Minggu, (8/3/2026).

Buku ini membahas sejumlah isu, antara lain tantangan pengawasan kejaksaan di era digital, peran Komisi Kejaksaan dalam menjaga integritas penegakan hukum, serta hubungan antara pengawasan eksternal, kepercayaan publik, dan reformasi institusi kejaksaan.

Selain itu, Nurokhman juga mengangkat gagasan mengenai arah penguatan kelembagaan Komisi Kejaksaan ke depan.

Ia berharap buku tersebut dapat menjadi referensi bagi akademisi, praktisi hukum, pembuat kebijakan, maupun masyarakat yang memiliki perhatian terhadap reformasi penegakan hukum di Indonesia.

Nurokhman juga mendorong berkembangnya diskusi publik mengenai pentingnya pengawasan eksternal terhadap lembaga penegak hukum sebagai bagian dari upaya memperkuat transparansi dan integritas sistem hukum.

Rama Pamungkas

Tags:    
Elshinta Peduli

Similar News