Korlantas Polri terapkan skema One Way Sepenggal Presisi, cegah kepadatan arus balik

Update: 2026-03-24 14:32 GMT

Kakorlantas Polri Irjen Pol. Agus Suryonugroho di WMJC Gerbang toll Banyumanik, Jawa Tengah, Selasa (24/3/2026)

Indomie

Korlantas Polri menerapkan rekayasa lalu lintas berupa one way sepenggal presisi untuk mengurai kepadatan arus balik Lebaran. Skema ini diberlakukan secara bertahap di ruas Tol Trans Jawa guna mempercepat pergerakan kendaraan menuju Jakarta.

‎Kakorlantas Polri, Irjen Pol. Agus Suryonugroho, menjelaskan bahwa tahap awal one way diberlakukan dari KM 263 hingga KM 70, kemudian dilanjutkan dari KM 55 sampai KM 36.

‎“Kami lakukan one way sepenggal presisi tahap pertama dari KM 263 sampai KM 70, lalu dilanjutkan dari KM 55 hingga KM 36,” ujar Agus di WMJC Gerbang toll Banyumanik, Jawa Tengah, Selasa (24/3/2026).

‎Selain itu, Korlantas juga menyiapkan skema contraflow di lajur dua untuk mengantisipasi lonjakan arus dari Jawa Timur dan Jawa Tengah, termasuk kawasan aglomerasi Semarang.

‎“Kami persiapkan contraflow lajur dua agar bangkitan arus dari Jawa Timur dan Jawa Tengah agar kendaraan dapat berjalan lancar sampai KM 70,” ujarnya.

‎Berdasarkan hasil evaluasi bersama Polda Jawa Tengah, rekayasa lalu lintas juga diperluas dengan penambahan one way arus balik dari KM 459 hingga KM 414 Kalikangkung.

‎“Ada perpanjangan skema one way arus balik dari KM 459 sampai KM 414 Kalikangkung untuk mencegah terjadinya kepadatan kendaraan,” ujarnya.

‎Agus juga menambahkan bahwa puncak arus balik diperkirakan terjadi pada 24 Maret. Namun demikian, kepolisian tetap akan melakukan pemantauan melalui traffic counting untuk menentukan langkah lanjutan.

‎“Sesuai prediksi, tanggal 24 Maret adalah puncak arus balik Lebaran 2025, tetapi tetap akan kami lihat berdasarkan traffic counting besok pagi,” tutupnya.

‎Farens Excel/Ter

Elshinta Peduli

Similar News