Libur lebaran, LRT Jabodebek permudah akses ke transportasi dan destinasi wisata
Terhubung dengan KRL, MRT, hingga Whoosh, LRT dukung perjalanan libur Lebaran
LRT Jabodebek memperkuat perannya dalam mendukung mobilitas masyarakat selama libur Idul Fitri 1447 Hijriah, seiring meningkatnya pergerakan untuk keperluan silaturahmi dan wisata.
Manager of Public Relations LRT Jabodebek, Radhitya Mardika mengatakan, LRT Jabodebek terintegrasi dengan berbagai moda transportasi, mulai dari KRL Commuter Line, KA Bandara, Kereta Cepat Whoosh, MRT Jakarta, hingga TransJakarta dan Terminal Kampung Rambutan.
"Di tengah meningkatnya pergerakan masyarakat untuk bersilaturahmi dan berwisata, LRT Jabodebek menjadi pilihan transportasi yang menghubungkan berbagai kawasan strategis secara efisien tanpa ketergantungan pada kendaraan pribadi," ujar Radhitya, dalam keterangan tertulisnya, Selasa (24/3/2026).
Selain itu, Radhitya mwngatakan, layanan LRT juga memberikan akses ke sejumlah destinasi, seperti Taman Mini Indonesia Indah (TMII) serta kawasan Kuningan, Rasuna Said, dan Setiabudi yang menjadi pusat aktivitas masyarakat.
Ia menambahkan bahwa layanan ini tidak hanya dimanfaatkan untuk perjalanan rutin, tetapi juga selama masa libur Lebaran.
“Integrasi antarmoda dan kemudahan akses ke berbagai destinasi memungkinkan masyarakat bepergian dengan lebih efisien, nyaman, dan terhindar dari kemacetan,” ujarnya.
Data LRT Jabodebek mencatat, selama periode 21 hingga 23 Maret 2026, sejumlah stasiun mengalami peningkatan volume penumpang, terutama di titik dengan konektivitas tinggi.
Stasiun Dukuh Atas mencatat jumlah pengguna tertinggi, dengan 30.086 penumpang naik dan 32.599 penumpang turun. Disusul Stasiun Harjamukti dengan 19.237 penumpang naik dan 19.330 penumpang turun.
Kemudian, Stasiun Cikoko mencatat 14.693 penumpang naik dan 13.891 penumpang turun, serta Stasiun Bekasi Barat dengan 14.552 penumpang naik dan 15.366 penumpang turun.
Pergerakan penumpang juga terlihat di sejumlah stasiun lain, seperti Jatimulya, TMII, Cawang, Jatibening Baru, Rasuna Said, dan Kampung Rambutan.
Peningkatan ini menunjukkan LRT Jabodebek dimanfaatkan sebagai moda transportasi terintegrasi yang mendukung mobilitas masyarakat selama libur Lebaran.
Heru Lianto/Rama


