Masyarakat Bantul laksanakan aksi bersih sungai dukung Gerakan ASRI
Berbagai komunitas masyarakat di wilayah Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, melaksanakan aksi bersih di sekitar aliran Sungai Belik, Jejeran sebagai upaya mendukung program pemerintah Gerakan Indonesia Aman, Sehat, Resik, dan Indah (ASRI).
Aksi bersih Sungai Belik Jejeran Bantul dalam mendukung Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah). ANTARA/Hery Sidik.
Berbagai komunitas masyarakat di wilayah Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, melaksanakan aksi bersih di sekitar aliran Sungai Belik, Jejeran sebagai upaya mendukung program pemerintah Gerakan Indonesia Aman, Sehat, Resik, dan Indah (ASRI).
"Kegiatan bersih sungai ini menyangkut instruksi Presiden Prabowo Subianto untuk membimbing masyarakat agar melakukan Gerakan Indonesia ASRI," kata Koordinator Kegiatan Indonesia ASRI Eko Wiyatmo Bony di sela aksi bersih sungai di Jejeran, Bantul, Minggu.
Kegiatan bersih sungai tersebut melibatkan berbagai komunitas masyarakat di Bantul dan sekitarnya, yaitu BTA Nusantara, Laskar Arafat, Cah Suag, Merkade, Macan Kecil Jogja, dan GMX, serta masyarakat sekitar Jejeran yang peduli kebersihan lingkungan sungai.
"Jadi, kita bersama masyarakat sekitar Jejeran Bantul ingin membuktikan bahwa kita taat dan melaksanakan instruksi Pak Presiden untuk melaksanakan Gerakan ASRI, mudah mudahan dengan kita bersihkan sampah di aliran sungai ini tidak akan menimbulkan banjir," katanya.
Menurut dia, aksi yang melibatkan berbagai komunitas dan ormas tersebut untuk membuktikan bahwa ormas di Yogyakarta dan Bantul bukan kumpulan orang-orang perusuh, namun bisa melakukan kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat.
Selain itu, kata dia, kegiatan bersih lingkungan sungai ini juga untuk mengajak dan mengkampanyekan Gerakan Indonesia ASRI kepada masyarakat, termasuk tidak membuang sampah di sungai yang dapat mencemari dan berdampak banjir.
"Kenapa membersihkan sungai, karena kami lihat warga Bantul kurang dalam menjaga kebersihan. Jadi, saya minta kepada warga Bantul khususnya di sekitar Jejeran untuk membuang sampah pada tempatnya," kata dia.
Dia mengatakan, berdasarkan pantauan yang dilakukan komunitasnya, sampah yang dibersihkan adalah dahan, ranting, dan pohon yang tumbuh di tengah sungai yang bisa menyumbat aliran.
"Kami mengimbau masyarakat kalau melihat sampah agar dibersihkan, karena kebersihan adalah sebagian dari iman. Jadi, kita membersihkan sampah ini bermanfaat bagi masyarakat dan kita sendiri," katanya.


