Mentan harap kenaikan harga pestisida tetap terkendali

Update: 2026-04-08 02:50 GMT

Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Andi Amran Sulaiman. ANTARA/Harianto

Indomie

 Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman berharap kenaikan harga pestisida tetap terkendali di tengah dinamika geopolitik dan potensi kekeringan akibat fenomena El Nino agar tidak membebani petani serta menjaga keberlanjutan produktivitas pertanian nasional.

"Sekarang aku minta Anda (pengusaha pestisida) kan sudah untung puluhan tahun, tolong dong mengabdi pada negara kita. Bolehlah untung tapi jangan tinggi-tinggi. Kenapa? Ini kita harus peduli pada saudara kita (petani)," kata Mentan Amran di Jakarta, Selasa.

Meski begitu, Amran yang juga Kepala Badan Pangan Nasional menjelaskan kebutuhan pestisida secara kuantitas tidak terlalu besar dibandingkan input pertanian lainnya, sehingga dampak kenaikan harga seharusnya masih dapat dikendalikan secara proporsional. Namun, dia tidak menyebutkan jumlah kebutuhan secara kuantitas.

Mentan juga mengimbau para produsen dan pedagang pestisida untuk tidak menaikkan harga secara berlebihan, mengingat pentingnya menjaga keberlanjutan usaha petani di tengah tantangan global dan perubahan iklim.Menurutnya, pelaku usaha di sektor pestisida telah menikmati keuntungan dalam waktu lama, sehingga diharapkan dapat berkontribusi menjaga stabilitas harga demi kepentingan nasional.

Ia menekankan kenaikan harga yang terlalu tinggi, seperti mencapai 20 hingga 30 persen, berpotensi memberatkan petani dan mengganggu keseimbangan biaya produksi pertanian. Sebagai alternatif, Mentan mengusulkan agar kenaikan harga pestisida berada pada kisaran yang wajar, sekitar 5 hingga 10 persen, sehingga tetap memberikan keuntungan tanpa membebani petani.

"Jangan ambil untung banyak sampai naikkan 30 (persen) karena aku punya penemuan, kami punya pabrik, kalian saya di situ. Ahli pestisida, ahli rodentisida. Jadi kalau bisa jangan dinaikkan banyak-banyak," tutur Amran.

Elshinta Peduli

Di sisi lain, pemerintah juga menyiapkan langkah antisipatif dengan menyediakan dukungan pestisida bagi petani untuk memastikan kebutuhan tetap terpenuhi di tengah potensi gangguan pasokan. Mentan menegaskan sektor pertanian Indonesia relatif aman karena berbagai dukungan telah disiapkan pemerintah, termasuk bantuan irigasi, pompanisasi, dan alat mesin pertanian.

Ia berharap kondisi serangan hama dapat terkendali, sehingga kebutuhan pestisida tidak meningkat secara signifikan, yang pada akhirnya turut menjaga stabilitas biaya produksi petani. Selain pestisida, ia mengingatkan faktor yang lebih krusial dalam produksi pertanian adalah pupuk, sehingga perhatian utama tetap diarahkan pada ketersediaan dan stabilitas harganya.

Dengan berbagai langkah tersebut, pemerintah optimistis petani tetap mampu menjaga produktivitas meskipun menghadapi tantangan geopolitik dan perubahan iklim yang berpotensi mempengaruhi sektor pertanian nasional.

Tags:    
Elshinta Peduli

Similar News