Operasi longsor Pasirlangu masuk transisi, Basarnas tetap siaga
Basarnas dan SAR Gabungan tetap lakukan pemantauan area rawan
Sumber foto: Basarnas
Basarnas melanjutkan pendampingan pencarian jenazah pada masa transisi dan pemulihan bencana longsor di Desa Pasirlangu, Bandung Barat. Operasi SAR longsor Pasirlangu dilakukan hingga Jumat sore pukul 16.00 WIB bersama Tim SAR Gabungan.
Pada pukul 11.15 WIB, tim menemukan satu jenazah di Worksite A3.
Dengan temuan ini, total jenazah yang telah diserahkan kepada Tim DVI mencapai 95 jenazah.
Penyisiran hari ke-15 difokuskan di tiga titik, yaitu Worksite A1, A2, dan A3. Sebanyak 794 personel SAR Gabungan dikerahkan dalam operasi pencarian dan pemantauan ini.
Operasi didukung 11 unit excavator, 10 pompa air, 13 drone UAV, dan 10 anjing pelacak K-9. Data Tim DVI Polda Jawa Barat mencatat 74 korban telah teridentifikasi dari 77 jenazah yang diproses.
Sebanyak 18 jenazah lainnya masih menjalani proses identifikasi lanjutan sesuai prosedur forensik.
Kepala Kantor SAR Bandung selaku SAR Mission Coordinator, Ade Dian Permana menyatakan operasi tetap berjalan meski masa darurat telah berakhir.
“Walaupun status tanggap darurat telah selesai dan saat ini memasuki tahap transisi serta pemulihan, Basarnas bersama unsur SAR gabungan tetap melaksanakan operasi pendampingan dengan pola yang disesuaikan. Pencarian dan pemantauan tetap dilakukan secara adaptif, khususnya pada area-area yang memiliki potensi tinggi, dengan tetap mengedepankan keselamatan personel sebagai prioritas utama,” ujar Ade
Basarnas menyebut ruang penanganan tetap dibuka jika ada laporan atau temuan baru yang dapat dipertanggungjawabkan.
“Kami memastikan bahwa setiap langkah yang diambil didasarkan pada hasil evaluasi lapangan, analisis risiko, serta pertimbangan kemanusiaan. Keselamatan personel tidak bisa ditawar, namun empati dan tanggung jawab negara terhadap para korban dan keluarga tetap menjadi landasan utama,” tambahnya.
Kegiatan pencarian dihentikan sementara pada sore hari berdasarkan evaluasi cuaca dan keselamatan personel.
Ade mengapresiasi dukungan SAR Gabungan, TNI, Polri, pemerintah daerah, relawan, masyarakat, dan media.
Remon Fauzi/Rama


