Pemerintah kebut pembangunan, desa-desa di Aceh segera terhubung lagi

Desa-desa terisolasi akibat bencana banjir bandang dan longsor di Provinsi Aceh mulai kembali tersambung, dimana akses dari dan ke wilayah terisolasi perlahan terbuka seiring dengan pembangunan jembatan serta perbaikan jalan.

By :  Widodo
Update: 2026-01-18 14:10 GMT

Personel TNI merakit konstruksi jembatan bailey yang menghubungkan Bandara Rembele di Jalur Pante Raya, Desa Bele Atu, Kabupaten Bener Meriah, Provinsi Aceh, Minggu (18/1/2026), yang sebelumnya terputus akibat banjir bandang November 2025. ANTARA/HO-Tim Media Presiden.

Elshinta Peduli

Desa-desa terisolasi akibat bencana banjir bandang dan longsor di Provinsi Aceh mulai kembali tersambung, dimana akses dari dan ke wilayah terisolasi perlahan terbuka seiring dengan pembangunan jembatan serta perbaikan jalan.

Tim Media Presiden melalui keterangan resmi di Jakarta, Minggu, menyampaikan jalan menuju Bandara Rembele di Jalur Pante Raya, Desa Bale Atu, Kabupaten Bener Meriah, Aceh terus dibersihkan dengan bantuan alat berat dan sudah siap terpasang jembatan bailey, setelah sebelumnya sempat terputus total.

Badan jalan yang terputus juga dipasang batu bronjong untuk menahan longsor. Pekerjaan ini melibatkan Kementerian Pekerjaan Umum (PU) serta personel TNI AD.

Tak hanya itu, pembangunan jembatan bailey ataupun jembatan aramco di berbagai titik terdampak bencana terus berlanjut. Di Desa Bener Pepanyi, Kecamatan Bener Kelipah, jalan yang sebelumnya tertutup material banjir sudah bersih dan jembatan segera dipasang.

Lalu, di Desa Alue Capli, Kecamatan Seunuddon, Kabupaten Aceh Utara, pembangunan jembatan aramco menunjukkan progres signifikan. Personel TNI AD bahu-membahu menyelesaikan jembatan dan sudah memasuki tahap finalisasi.

Demikian juga di Desa Juli Tambo Tanjong, Kabupaten Bireuen. Akses jalan sudah kembali normal. Jembatan yang dibangun sudah bisa dilalui kendaraan bermotor, roda dua hingga truk.

Sementara itu, di Desa Kajeung, Kecamatan Sungai Mas, Kabupaten Aceh Barat, personel TNI AD masih membersihkan akses jalan yang terputus akibat tertutup longsor. Jalan bisa segera dilalui kendaraan roda dua dan roda empat.

Elshinta Peduli

Pemerintah pusat, pemerintah daerah, TNI, Polri, serta unsur terkait lainnya terus bekerja sama demi memulihkan kondisi masyarakat terdampak bencana banjir dan longsor di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.

Presiden RI Prabowo Subianto telah membentuk Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera. Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian ditunjuk sebagai Ketua Satgas.

Tags:    
Elshinta Peduli

Similar News