Pemprov DKI pastikan pompa banjir berfungsi, genangan karena hujan Lebat

Update: 2026-01-13 22:40 GMT
Elshinta Peduli

Pemprov DKI memastikan seluruh pompa penanganan banjir berfungsi saat hujan deras mengguyur Jakarta pada Senin, 12 Januari 2026. Pemprov menyebut genangan terjadi karena curah hujan sangat tinggi, bukan akibat kerusakan pompa.

“Sampai hari ini kami belum mendapatkan laporan adanya kendala teknis pada pompa di titik-titik rawan genangan, namun curah hujan kemarin memang sudah melampaui kapasitas infrastruktur Jakarta,” kata Juru Bicara Gubernur DKI Jakarta, Chico Hakim, dalam wawancara Radio Elshinta, Senin, 12 Januari 2026.

Ia menilai genangan juga dipicu kondisi saluran air yang belum mampu menampung hujan seintens itu.

“Kalau kita bicara jujur, kapasitas drainase saat ini memang belum mampu menampung hujan dengan intensitas setinggi itu,” ujarnya.

Chico menyebut ada 22 RT yang tergenang dengan ketinggian sekitar 30 sentimeter. Genangan 40 sentimeter juga terjadi di kawasan Rawa Bokor sehingga lalu lintas harus direkayasa. Jakarta Barat dan Jakarta Utara menjadi wilayah paling terdampak.

"Genangan di wilayah ini bukan hanya akibat aliran kiriman, tetapi juga karena air rob yang bersamaan naik ke permukaan,” kata dia.

Untuk mengurangi dampak, Pemprov DKI mengerahkan petugas lintas instansi. Personel dari Dinas Sumber Daya Air, Satpol PP, Dinas Perhubungan, hingga Dinas Pemadam Kebakaran diturunkan ke lapangan. Mereka menangani genangan, mengatur lalu lintas, dan membantu penanganan pohon tumbang.

“Semua petugas kami deploy sesuai arahan Gubernur, termasuk damkar dan dinas pertamanan karena ada laporan pohon tumbang,” ujar Chico.

Hingga kini belum ada laporan warga mengungsi. Sebagian besar warga memilih bertahan sambil menunggu air surut. Pemprov tetap menyiagakan bantuan melalui Dinas Sosial dan instansi terkait.

Steffi Anastasia/Mgg/Rama

Tags:    
Elshinta Peduli

Similar News