Pemudik di Terminal Kampung Rambutan melonjak 100 persen
Jumlah pemudik di Terminal Kampung Rambutan meningkat tajam menjelang Lebaran 2026. Penumpang tercatat mencapai sekitar 2.200 orang dalam satu hari.
FOTO: Calon pemudik menunggu kedatangan bus di Terminal Kampung Rambutan untuk menuju kampung halaman. Heru Lianto
Jumlah penumpang di Terminal Bus Kampung Rambutan, Jakarta Timur, meningkat tajam menjelang arus mudik Lebaran 2026.
Pantauan Radio Elshinta pada pukul 16.00 WIB hingga 18.00 WIB menunjukkan aktivitas di terminal tersebut dipadati calon pemudik.
Para penumpang datang secara bergelombang dengan membawa berbagai barang bawaan. Sebagian di antaranya tiba bersama anggota keluarga.
Mereka datang menggunakan kendaraan pribadi maupun angkutan umum. Setelah tiba di terminal, para penumpang langsung menuju ruang tunggu untuk menanti keberangkatan bus menuju daerah tujuan.
Sebagian calon pemudik tampak duduk di kursi ruang tunggu sambil menjaga barang bawaan.
Kepala Unit Pengelola Terminal Angkutan Jalan Dinas Perhubungan, Zulkifli, mengatakan Terminal Kampung Rambutan mengalami lonjakan penumpang hampir 100 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Peningkatan tersebut terlihat dari jumlah penumpang yang kini mencapai sekitar 2.200 orang. Pada periode yang sama tahun 2025, jumlah penumpang tercatat sekitar 700 orang.
“Dari hasil peninjauan di Terminal Kampung Rambutan memang terjadi peningkatan jumlah penumpang hampir mendekati 100 persen dibandingkan tahun lalu,” kata Zulkifli, Minggu (15/3/2026).
Ia menilai lonjakan tersebut menunjukkan tingginya antusias masyarakat untuk melakukan perjalanan mudik menjelang Idul Fitri.
Menurut Zulkifli, puncak arus mudik tahun ini diperkirakan terjadi dalam dua tahap. Tahap pertama berlangsung pada pertengahan Maret 2026, sementara tahap kedua diprediksi pada 18 hingga 19 Maret seiring dimulainya masa libur pekerja swasta dan aparatur sipil negara (ASN).
“Puncak mudik kami perkirakan terbagi menjadi dua tahap. Tahap pertama terjadi pada pertengahan Maret, kemudian puncak kedua diperkirakan pada 18 sampai 19 Maret bersamaan dengan liburnya para pekerja,” ujarnya.
Ia menambahkan, dari enam terminal yang dipantau, kenaikan penumpang terbesar terjadi di Terminal Kampung Rambutan.
Terminal tersebut merupakan salah satu dari tiga terminal tipe A yang dipantau bersama Terminal Kalideres dan Terminal Tanjung Priok, yang mengalami kenaikan penumpang sekitar 4 hingga 7 persen.
Sementara tiga terminal lainnya yang turut dipantau adalah Terminal Grogol, Terminal Lebak Bulus, serta Terminal Muara Angke.
Zulkifli mengimbau masyarakat yang akan mudik agar menggunakan terminal resmi yang telah disediakan pemerintah.
“Kami menyarankan masyarakat untuk berangkat melalui terminal resmi karena kendaraan sudah diperiksa kelaikan operasinya dan kondisi kesehatan pengemudi juga telah dicek,” katanya.
Ia juga mengingatkan calon penumpang agar tetap waspada terhadap potensi tindak kejahatan selama perjalanan serta tidak menggunakan terminal bayangan.
“Kalau di luar terminal resmi, kami tidak bisa mengontrol kelaikan kendaraan, kesehatan pengemudi, maupun tingkat keamanannya,” ujarnya.
Selain itu, masyarakat yang meninggalkan rumah untuk mudik diimbau memastikan kondisi rumah dalam keadaan aman.
“Masyarakat diimbau mematikan aliran listrik yang tidak diperlukan, memastikan kompor gas dalam keadaan aman, mengunci rumah dengan baik, serta melaporkan kepada pengurus RT atau RW setempat,” imbuhnya.
Heru Lianto/Rama


