Pencarian 73 korban longsor Cisarua berlanjut, logistik pengungsi dijamin

Kemensos pastikan pencarian korban dan kebutuhan dasar pengungsi terpenuhi

Update: 2026-01-26 07:24 GMT

Foto: Kemensos

Elshinta Peduli

Pencarian puluhan korban hilang akibat longsor di Desa Pasirlangu, Cisarua, Bandung Barat, masih terus dilakukan hingga Senin (26/1/2026). Data Kemensos Minggu (25/1/2026) pukul 23.00, menyebut sebanyak 73 warga dilaporkan hilang, sementara 17 orang meninggal dunia berdasarkan data terakhir hingga Minggu malam.

Kementerian Sosial bersama tim SAR gabungan terlibat langsung dalam proses pencarian dan penanganan korban di lokasi bencana.

“Kementerian Sosial menyalurkan bantuan logistik untuk mendukung pemenuhan kebutuhan dasar pengungsi serta mendukung proses pencarian,” ujar Menteri Sosial Saifullah Yusuf, dalam keterangan tertulis, Senin (26/1/2026).

Longsor terjadi Sabtu (24/1/2026) sekitar pukul 02.00 WIB setelah hujan deras mengguyur wilayah Cisarua sejak sehari sebelumnya. Tanah jenuh air di kawasan lereng curam menyebabkan pergerakan tanah yang menimpa permukiman warga Desa Pasirlangu.

Data sementara mencatat 34 kepala keluarga atau 113 jiwa terdampak langsung bencana tersebut. Sebanyak 498 warga mengungsi dan saat ini menempati Aula Kantor Desa Pasirlangu.

Selain korban jiwa, longsor merusak sedikitnya 30 rumah warga di Kampung Pasirkuning dan sekitarnya.

Untuk mendukung pengungsi, Kemensos menyalurkan berbagai bantuan logistik melalui Gudang Dinsos Provinsi Jawa Barat. Bantuan meliputi tenda, kasur, selimut, makanan siap saji, makanan anak, hingga paket sandang dan family kit.

Elshinta Peduli

Di tingkat daerah, Dinas Sosial Kabupaten Bandung Barat bersama Tagana mendirikan dapur umum di SDN 1 Pasirlangu. Dapur umum tersebut memproduksi sekitar 4.500 paket makanan per hari untuk memenuhi kebutuhan pengungsi.

Pemerintah Kabupaten Bandung Barat telah menetapkan status Tanggap Darurat hingga 6 Februari 2026.

Tim SAR gabungan dari Basarnas, BPBD, TNI-Polri, Kemensos, dan unsur terkait terus melanjutkan pencarian korban. Hingga Minggu malam, 10 korban meninggal telah teridentifikasi, sementara tujuh lainnya masih dalam proses identifikasi.

Verifikasi ahli waris korban masih berlangsung dengan mempertimbangkan kondisi lapangan dan keterbatasan komunikasi.

Suwiryo/Rama

Tags:    
Elshinta Peduli

Similar News