Polres Barito Selatan selidiki penemuan tiga mayat di areal tambang

Update: 2026-01-21 04:40 GMT

Kapolres Barito Selatan, AKBP Jecson R Hutapea bersama Kasat Reskrim dan Kapolsek Gunung Bintang Awai saat di konfirmasi di depan ruang mayat RSUD Jaraga Sasameh Buntok, Selasa malam (20/1/2026). ANTARA/Bayu Ilmiawan

Elshinta Peduli

Polres Barito Selatan, Kalimantan Tengah, sedang melakukan penyelidikan penyebab kematian tiga orang yang ditemukan pada wilayah Suwalang yang masuk dalam areal tambang PT MUTU, Kecamatan Gunung Bintang Awai (GBA).

"Setelah anggota kami mendatangi tempat kejadian perkara (TKP), memang benar ditemukan tiga jenazah," kata Kapolres Barito Selatan AKBP Jecson R Hutapea di Buntok, Rabu.

Menurut Kapolres, laporan awal terkait hal itu diterima pada Selasa pagi (20/1). Menindaklanjuti informasi itu, pihaknya langsung menuju ke lokasi penemuan mayat. Ketiga orang yang ditemukan dalam keadaan meninggal dunia itu bernama Satriansyah alias Asat alias Pak Sala, warga Desa Muara Singan, Kecamatan Gunung Bintang Awai.

Kemudian, dua orang lainnya yang ditemukan meninggal dunia pada lokasi itu bernama Utuh dan Diana yang merupakan pasangan suami istri asal Amuntai, Hulu Sungai Utara, Kalimantan Selatan. Untuk kepentingan identifikasi awal, kepolisian melibatkan Tim Inafis, Polsek GBA dan berkoordinasi dengan Polres Barito Utara melakukan evaluasi ketiga jenazah ke RSUD Jaraga Sasameh Buntok guna menjalani visum.

"Saat ini fokus kami memastikan penyebab kematian para korban. Semua kemungkinan masih terbuka dan masih kami dalami," ucapnya.

Menurut dia, sebelum penemuan jenazah tersebut, warga setempat melaporkan adanya orang hilang pada Minggu (18/01). Kemudian, sejumlah warga bersama petugas keamanan perusahaan melakukan pencarian.

"Terkait laporan resmi penemuan tiga mayat itu, baru kita terima dari masyarakat yang melaporkan ke Pospol Patas 1, Kecamatan Gunung Bintang Awai pada Selasa dini hari (20/1) sekitar pukul 01.35 WIB," ucapnya.

Elshinta Peduli

Ia juga menjelaskan, lokasi penemuan mayat itu berada di kawasan tambang aktif yang jaraknya jauh. Kondisi medannya juga sangat berat, dan lokasinya berbatasan dengan Kabupaten Barito Utara, sehingga proses evakuasi berjalan lambat. Aparat berhasil mengevakuasi tiga jenazah tersebut pada siang hingga sore hari.

"Evakuasi terkendala kondisi medan dan akses jalan yang sulit. Setelah berhasil dievakuasi, jenazah langsung dibawa ke RSUD Jaraga Sasameh Buntok untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut," jelasnya.

Ia menegaskan, penyelidikan terkait kematian tiga orang ini akan dilakukan secara menyeluruh serta transparan dan Kapolres meminta kepada masyarakat dan rekan media agar bersabar.

"Hasil penyelidikan akan kami sampaikan setelah seluruh rangkaian pemeriksaan selesai dilaksanakan," demikian Jecson R Hutapea.

Tags:    
Elshinta Peduli

Similar News