Polres Natuna gelar gerakan pangan murah di Pulau Terluar Indonesia
Kepolisian Resor (Polres) Natuna, Polda Kepulauan Riau menggelar gerakan pangan murah (GPM) di Pulau Serasan, salah satu Pulau Terluar Indonesia.
Kegiatan GPM di Serasan, pada Sabtu (7/3/2026). ANTARA/HO-Polres Natuna.
Kepolisian Resor (Polres) Natuna, Polda Kepulauan Riau menggelar gerakan pangan murah (GPM) di Pulau Serasan, salah satu Pulau Terluar Indonesia.
Kapolres Natuna AKBP Novyan Aries Efendie, di Natuna, Sabtu, mengatakan kegiatan itu dilaksanakan pada Sabtu pagi oleh Kepolisian Sektor (Polsek) Serasan di Kelurahan Serasan, Kecamatan Serasan.
Kegiatan diikuti personel Polsek Serasan bersama unsur pemerintah kecamatan, Bhayangkari serta masyarakat Kecamatan Serasan dan Serasan Timur.
GPM kata dia, dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian Polri untuk membantu masyarakat mendapatkan bahan pokok dengan harga lebih murah dibandingkan harga pasar, khususnya di bulan suci Ramadhan.
“Melalui kegiatan ini kami berharap dapat meringankan beban masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari serta menjaga stabilitas harga pangan di wilayah Pulau Serasan,” ucapnya.
Dalam kegiatan tersebut, Polsek Serasan menyediakan berbagai kebutuhan pokok seperti beras SPHP kemasan lima kilogram, minyak goreng, gula pasir, tepung terigu dan telur.
Selisih harga komoditas yang dijual berkisar Rp2.000 hingga Rp8.000 dari harga eceran tertinggi (HET). Untuk beras SPHP dijual seharga Rp58.000 per lima kilogram, minyak goreng Rp17.000 per liter, gula Rp15.000 per kilogram, tepung terigu Rp9.000 per kilogram, dan telur Rp56.000 per papan.
Ia menyebutkan, berdasarkan laporan yang diterima, antusiasme masyarakat dalam kegiatan tersebut cukup tinggi. Hal itu terlihat dari proses kegiatan yang berlangsung cepat, yakni dimulai pada pukul 09.00 WIB dan sudah selesai sekitar pukul 11.00 WIB.
"GPM ini diharapkan dapat terus dilaksanakan sebagai bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat dalam membantu menjaga stabilitas ekonomi dan kesejahteraan warga," ujar dia.

