Puncak arus balik di Tangerang diprediksi bertahap pada 24–25 Maret

Update: 2026-03-23 12:50 GMT

Sejumlah kendaraan roda dua dan empat melintas di jalur arteri Jalan Raya Serang-Tangerang pada periode Mudik Lebaran 2026. ANTARA/Azmi Samsul M

Indomie

Satuan Lalu Lintas Kepolisian Resor Kota Tangerang, Banten, memprediksi kepadatan lalu lintas kendaraan pada masa arus balik Idul Fitri 1447 Hijriah di wilayah hukumnya itu akan meningkat secara bertahap pada 24–25 Maret 2026.

"Untuk arus balik diprediksi pada tanggal 24 dan 25, berakhirnya libur bersama," kata Kepala Unit Pengaturan, Penjagaan, Pengawalan, dan Patroli Lalu Lintas (Turjawali) Polresta Tangerang Iptu Asep Dedi Budiman di Tangerang, Senin (23/3).

Ia menyampaikan bahwa berdasarkan hasil rapat kordinasi lintas sektor, trafik volume kendaraan arus balik untuk periode saat ini akan terjadi peningkatan cukup signifikan secara bertahap yang diawali pada Selasa (24/3).

Mengingat pada pekan ini libur atau cuti bersama bagi pekerja hingga ASN sudah berakhir dan akan kembali bekerja pada Rabu (25/3).

Sebagai menghadapi lonjakan peningkatan volume arus lalu lintas ini maka sejumlah petugas gabungan akan lebih berkonsentrasi pada jalur tol dan arteri sebagai lintas arus balik Lebaran, seperti di titik rawan kemacetan hingga rest area Tol Tangerang-Merak.

Kemudian, sejumlah rekayasa lalu lintas telah disiapkan untuk mengendalikan kedaraan yang masuk jalur Kabupaten Tangerang, baik di tol maupun arteri.

"Antisipasi dilakukan dengan mendirikan sebanyak 12 pos pengamanan dan pos pelayanan pemudik. Kami sudah mempersiapkan salah satunya personel pergelaran dari mulai perbatasan Metro atau Tangsel sampai ke perbatasan Kabupaten Serang. Untuk di tolnya, ada dua pos pelayanan yaitu di Km 43 dan Km 45," katanya.

Elshinta Peduli

Sementara itu, Kapolresta Tangerang Komisaris Besar Polisi Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah menambahkan sebanyak 1.123 personel gabungan telah diterjunkan untuk mengamankan perayaan Idul Fitri melalui Operasi Ketupat Maung 2026 di wilayah hukum Polresta Tangerang.

Dari total 1.123 personel gabungan yang disiagakan, terdiri atas 232 personel Polresta Tangerang, 173 personel TNI, dan 223 personel dari unsur pemerintah daerah, serta didukung unsur lainnya.

"Operasi Ketupat Maung 2026 ini merupakan operasi kemanusiaan yang bertujuan memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat, khususnya saat arus mudik, arus balik, hingga perayaan Idul Fitri," ujarnya.

Dia menjelaskan pengamanan tidak hanya difokuskan pada jalur mudik dan pusat keramaian, tetapi juga pusat perbelanjaan, serta objek vital lainnya yang berpotensi menjadi titik keramaian masyarakat.

"Kolaborasi ini penting agar tercipta situasi kamtibmas yang aman, tertib, dan kondusif selama momentum Idul Fitri," ujarnya.

Indra Waspada berharap seluruh personel yang terlibat dalam operasi tersebut dapat menjalankan tugas secara profesional, humanis, dan penuh tanggung jawab dalam melayani masyarakat.

"Harapannya masyarakat dapat merayakan Idul Fitri dengan aman, nyaman, dan penuh kebahagiaan," katanya.

Tags:    
Elshinta Peduli

Similar News