Waskita Karya garap proyek Sekolah Rakyat senilai Rp757 miliar di Aceh
PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT) dipercaya membangun Sekolah Rakyat (SR) dengan proyek senilai Rp757,05 miliar di tiga lokasi Provinsi Aceh, yaitu mencakup Kabupaten Nagan Raya, Aceh Singkil, serta Kota Subulussalam.
Direktur Operasi I WSKT Ari Asmoko dalam keterangan resmi di Jakarta, Senin, menjelaskan pembangunan SR di Provinsi Aceh merupakan komitmen perseroan untuk mendukung program pemerintah sekaligus memajukan bangsa.
Ia meyakini, SR tidak hanya mendorong pemerataan kualitas pendidikan, namun juga berdampak langsung terhadap kesejahteraan rakyat.
"Kami bersyukur sekaligus merasa bangga, dapat dilibatkan kembali dalam pembangunan Sekolah Rakyat. Proyek ini sangat dibutuhkan masyarakat, khususnya anak-anak Indonesia di sejumlah daerah yang sulit mengakses fasilitas pendidikan," ujar Ari.
Ia menjelaskan, bahwa SR termasuk program prioritas Presiden Prabowo Subianto untuk mengentaskan kemiskinan di Tanah Air, sehingga perseroan akan mempercepat penyelesaian bangunan tersebut supaya bisa segera digunakan.
Melalui SR, lanjutnya, negara akan memberikan akses pendidikan berkualitas kepada anak-anak dari keluarga miskin maupun miskin ekstrem. Ia menyebut program ini akan menjadi salah satu upaya pemerintah menyiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) unggul guna mendorong visi Indonesia emas 2045.
"Kami percaya, semakin cepat penyelesaian bangunan dilakukan, semakin cepat pula masyarakat menerima manfaat dari program ini. Bagi Waskita, pengerjaan SR bukan hanya sekadar memenuhi tugas, melainkan juga sebuah upaya mencerdaskan seluruh anak bangsa," ujar Ari.
Lebih lanjut, Ari menjelaskan perseroan akan mengerjakan bangunan sekolah dari Sekolah Dasar (SD) sampai Sekolah Menengah Atas (SMA), serta asrama siswa, asrama guru, kantin, sarana olahraga, sarana ibadah, dan gedung serbaguna.
"Sebagai BUMN Konstruksi yang telah berpengalaman selama 65 tahun, Waskita akan fokus membangun infrastruktur yang memberikan manfaat besar bagi masyarakat. Jika seluruh anak Indonesia mendapatkan fasilitas pendidikan memadai, maka kemajuan bangsa pada berbagai bidang dapat segera terwujud," ujar Ari.
Pada pertengahan November 2025, Waskita Karya telah dipercaya membangun SR di lima kabupaten Sulawesi Selatan dengan nilai proyek sebesar Rp1,23 triliun. Kemudian, pada awal Desember 2025, perseroan mendapatkan kontrak baru berupa pembangunan SR di empat kabupaten dan satu kota di Provinsi Jawa Timur dengan dengan nilai proyek Rp1,16 triliun.
Selain itu, terdapat pula proyek SR di Provinsi Sumatra Selatan senilai Rp719,25 miliar yang diraih pada akhir Desember 2025.


