ASDP siapkan 60 kapal besar untuk angkutan mudik Lebaran 2026
PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) menyiapkan lebih dari 60 unit kapal untuk melayani arus mudik Lebaran tahun ini guna meningkatkan kelancaran penyeberangan dan menekan antrean kendaraan di pelabuhan.
Sumber foto: Antara/elshinta.com.
PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) menyiapkan lebih dari 60 unit kapal untuk melayani arus mudik Lebaran tahun ini guna meningkatkan kelancaran penyeberangan dan menekan antrean kendaraan di pelabuhan.
Wakil Direktur Utama ASDP Yossianis Marciano di Serang, Banten, Senin, mengatakan persiapan tahun ini dilakukan lebih matang melalui kolaborasi dengan kementerian terkait, termasuk penambahan kapasitas pelabuhan dan penyediaan kapal-kapal berukuran besar.
"Kapal yang tersedia untuk persiapan nanti ada lebih dari 60 kapal. Kapal-kapal ini memiliki kapasitas beragam, mulai dari 300 hingga 500 orang, dengan kecepatan yang lebih baik dibanding tahun lalu," ujar Yossianis.
Ia menjelaskan layanan penyeberangan akan difokuskan pada sejumlah titik di wilayah Banten dan Lampung, di antaranya Pelabuhan Merak-Bakauheni, Pelabuhan Ciwandan, pelabuhan PT Krakatau Bandar Samudera (KBS), serta Pelabuhan Panjang di Lampung dan Pelabuhan BBJ (Bandar Bakau Jaya).
Untuk menarik minat masyarakat dan memecah kepadatan, ASDP bersama pemerintah memberikan stimulus serta diskon khusus bagi pengguna jasa. Yossianis juga menyebutkan bahwa hingga saat ini ketersediaan tiket mudik masih sangat mencukupi karena angka penjualan masih tergolong rendah.
"Saat ini tiket yang terjual masih sangat sedikit, ketersediaan masih di atas 99,9 persen. Kami mengimbau masyarakat untuk melakukan pemesanan tiket lebih awal secara daring agar perjalanan lebih terencana," tambahnya.
ASDP juga mengimbau pemudik menjaga keselamatan, baik yang menggunakan kendaraan roda dua maupun empat, dengan memastikan kondisi fisik dan kendaraan dalam keadaan prima sebelum melakukan perjalanan.
Langkah penambahan kapal besar dan percepatan durasi bongkar muat ini diharapkan dapat memangkas waktu tunggu penumpang serta memberikan kenyamanan lebih bagi masyarakat yang akan pulang ke kampung halaman.


